Universitas Airlangga Official Website

ACIC DPKKA Berikan Panduan Penentuan Arah Karir untuk Mahasiswa

Dokumentasi pelaksanaan kegiatan career talk yang telah dilaksanakan pada Rabu (9/7/2025) (Foto: tangkapan layar zoom meeting)
Dokumentasi pelaksanaan kegiatan career talk yang telah dilaksanakan pada Rabu (9/7/2025) (Foto: tangkapan layar zoom meeting)

UNAIR NEWS – Menentukan arah karir merupakan langkah awal mahasiswa sebelum memasuki kehidupan profesi. Melalui program Airlangga Career and Internship Club (ACIC) Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga, mahasiswa mendapat tips menentukan arah karir secara langsung oleh praktisi profesional. 

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (9/7/2025) secara daring dan menghadirkan Linal Muna yang telah berpengalaman sebagai psychology practitioner dan learning consultant. Dalam sambutan pembukanya, Ibu Lina Nugraha Rani SE M SEI, selaku Kepala Seksi Pengembangan Karir DPKKA UNAIR menyampaikan ucapan terimakasih dan harapan dari terselenggaranya kegiatan webinar. 

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Linal yang telah menyempatkan waktu untuk berbagi ilmu dengan kami. Melalui pengalaman beliau sebagai training specialist dan learning development supervisor semoga dapat membantu mahasiswa dalam menentukan arah karir kedepannya. Belajar mengenai karir tidak hanya untuk mahasiswa, namun juga bermanfaat bagi alumni sebagai langkah meningkatkan jenjang karir mereka”, ucap Lina. 

Poin Utama Menentukan Arah Karir

Dalam sesi materi, Linal menekankan terdapat tiga poin penting yang wajib menjadi acuan dalam menentukan arah karir. Poin pertama yaitu passion, hal ini memberikan dorongan emosional pada aktivitas yang berjalan dan menciptakan kepuasan pribadi. Kedua yaitu minat karir mahasiswa, yang mana dapat menemukan jenis pekerjaan yang menarik perhatian tak hanya suka, tapi juga profesional. Poin terakhir yaitu potensi, Linal menjelaskan bahwa potensi seseorang dapat terbentuk sejak lahir. Pengarahan mahasiswa untuk menggali potensi agar bisa mereka kembangkan. 

“Setiap orang pasti memiliki bakat bawaan sejak lahir. Sebagai contoh, terdapat orang yang memiliki kemampuan public speaking dari kecil sehingga lebih mudah untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Namun, di lain sisi terdapat orang yang harus mempelajari public speaking dengan lebih keras dan kemungkinan tingkat keterampilan yang dimiliki akan berbeda”, ungkap Linal.

Bangun Potensi Diri dengan Self Awareness

Lebih lanjut, Linal mengungkap fakta dari artikel yang bersumber dari Stanford Graduate School of Business yang berjudul “Self Awareness and Uncovering Hidden Potential”. Dalam artikel ini terungkap, individu yang melakukan refleksi diri mengalami peningkatan kemampuan untuk mengenali dan memanfaatkan potensi diri. Menurut Lina, seseorang yang memiliki pemahaman diri yang baik dapat mengidentifikasi keahlian dan area mana yang perlu mendapat perbaikan. Sehingga skill yang ia miliki dapat menonjol di mata perusahaan. Selain itu, Linal mengharapkan mahasiswa dapat menetapkan tujuan yang ingin mereka tuju. Hal ini penting, karena dengan menetapkan tujuan dapat memberikan arah dan motivasi, serta sebagai langkah untuk mengukur kemajuan individu. 

“Melalui menentukan arah tujuan, seseorang dapat mengetahui langkah-langkah yang harus ditempuh sebelum sampai pada tujuan. Tanpa menentukan arah, seseorang hanya akan bergerak tanpa arah dan tidak memiliki patokan untuk mengetahui kemajuan kemampuan menuju karir yang ditetapkan,” pungkasnya. 

Penulis: Kania Khansanadhifa Kallista

Editor: Ragil Kukuh Imanto