UNAIR NEWS – Association of Sharia Economic Student (AcSES) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Lokakarya Gemar (Gerakan Menulis Artikel). Lokakarya yang berlangsung via Zoom Meeting pada Kamis (25/04/2024) tersebut turut menghadirkan pemateri content marketing di Salam Setara, Rifky Aritama.
Lokakarya tersebut dibuka dengan sambutan Direktur AcSES UNAIR, Riyanto. Dalam sambutannya ia menjelaskan bahwa Gemar adalah program yang bertujuan sebagai wadah untuk belajar mengenai kepenulisan. “Program kerja gemar ini merupakan program untuk memberikan wadah kepada teman-teman untuk belajar mengenai kepenulisan,” jelas Riyanto.
Ia juga menambahkan harapannya agar program ini dapat memberikan edukasi tidak hanya untuk lingkup FEB saja namun kepada umum. “Kami juga ingin memberikan edukasi tidak hanya bagi teman-teman FEB, tapi juga secara umum,” katanya.
Karakter Artikel Populer

Rifky selaku pemateri memaparkan penjelasan soal artikel populer. Ia menjelaskan, artikel populer adalah artikel yang penulisannya menggunakan gaya bahasa populer untuk dimuat di media massa. “Jadi, pengertian dari artikel populer itu adalah artikel yang ditulis dengan gaya bahasa populer. Seperti bahasa media atau jurnalistik dan dimuat di media massa, misalnya surat kabar, majalah, atau tabloid,” terangnya.
Ia mengungkapkan bahwa karakteristik tulisan artikel populer biasanya bersifat fleksibel dan personal. Berarti artikel tersebut memudahkan pemahaman banyak orang dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Karakter tulisan artikel populer itu harus fleksibel agar dapat dipahami banyak orang. Selain itu juga personal agar dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Tahapan Menulis Artikel
Rifky juga memberikan pemaparan terkait dengan tahapan dalam menulis artikel. Menurutnya, penting untuk menentukan ide atau topik di awal. Kemudian, melakukan riset terkait ide tersebut agar mampu menemukan perspektif baru. “Tahapan pertama dalam menulis artikel adalah tentukan ide atau topiknya. Jika sudah ketemu, selanjutnya riset ide tersebut dengan membaca agar dapat menemukan perspektif baru,” ungkapnya.
Ia menambahkan, setelah selesai melakukan tahap riset, langkah selanjutnya adalah melakukan tahapan membuat kerangka tulisan dan melakukan drafting atau mulai menulis. Kemudian, tahap selanjutnya adalah editing dan publishing. “Setelah riset buatlah outline dan mulai drafting atau menulis. Jika sudah tuntas, lanjutkan dengan editing dan publishing,” imbuhnya.
Penulis: Mohammad Adif Albarado
Editor: Yulia Rohmawati





