Universitas Airlangga Official Website

Airlangga Forum Ulas berbagai Perspektif Ilmu Forensik

Diskusi Airlangga Forum Membuka Tabir Misteri (Foto: Channel YouTube Sekolah Pascasarjana UNAIR)
Diskusi Airlangga Forum Membuka Tabir Misteri (Foto: Channel YouTube Sekolah Pascasarjana UNAIR)

UNAIR NEWS – Ilmu forensik bagi sebagian kalangan merupakan ilmu yang sulit dan membutuhkan proses belajar yang lama. Padahal banyak hal menarik untuk digali dari ilmu ini. Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) menggali lebih dalam pengertian ilmu forensik dan dinamikanya menurut pandangan beberapa narasumber pada acara Airlangga Forum Membuka Tabir Misteri yang tersiar di kanal Youtube pada Jumat (24/01/2025).

AKP Bernadeta Putri Irma Dalia S Si M Si selaku narasumber pertama Airlangga Forum mengatakan bahwa Ilmu forensik merupakan ilmu terapan yang bisa terhubung ke beberapa disiplin ilmu. Tujuan dari ilmu forensik guna mengungkap tindak kejahatan. “Ilmu ini bisa digabungkan dengan biologi, kimia, fisika dan antropologi. Kemudian macam-macam yang dipelajari ada juga kedokteran forensik, statistika dan dna forensik. Terdapat tiga jurusan di sini, yaitu biologi forensik, kimia forensik dan fisika forensik,” jelasnya

AKP Bernadeta juga menambahkan bahwa belajar ilmu forensik bukan hal yang berat dan sangat menarik semua orang pelajari. “Basic saya dulu masa S1 memang dari biologi. Pekerjaan sebelumnya di kepolisian ini mendapatkan tugas di laboratorium forensik sehingga terus belajar mendalami ilmu tersebut. Forensik tidak melulu soal mayat dan menariknya ilmu ini dapat semua orang pelajari meski berasal dari disiplin ilmu lainnya, seperti bahasa, psikologi bahkan antropologi dengan contoh ketika melakukan rekonstruksi tengkorak manusia,” tambahnya

Kemudian di UNAIR menurut Dr Sonny Kristianto S Si M Si fokus utama ilmu forensik adalah medical forensik. Perkembangan forensik merupakan aplikasi ilmu dasar dalam penegakan hukum. Dr Sonny juga menceritakan bagaimana peran seorang forensik dalam mengidentifikasi sebuah kasus. 

“Studi ilmu forensik lingkungan yang ada di UNAIR juga contohnya ada di luar negeri, seperti mendeteksi dan menelusuri cemaran atau limbah. Ilmu forensik lainnya, seperti akuntansi forensik berguna untuk menelusuri catatan keuangan apakah ada penyelewengan atau tidak. Jika ada kasus pembunuhan, kita harus tau akan prinsip mengolah barang-barang bukti tersebut,” jelasnya.

Penulis: Ersa Awwalul Hidayah

Editor: Edwin Fatahuddin