UNAIR NEWS – Kesehariannya sebagai seorang ibu sekaligus peran sebagai isteri, tak menyurutkan semangatnya dalam menempuh perkuliahan. Itulah Ajeng Tita Nawangsari. Wisudawan yang menempuh program studi S-2 Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga ini berhasil lulus dengan IPK sempurna: 4,00. Tentu saja, ia dinobatkan sebagai wisudawan terbaik FEB dalam wisuda, September 2017 lalu.
Perempuan asli Banyumas ini menuturkan, memang tidak mudah baginya menjalani masa kuliah di tanah rantau. Terlebih ia harus mengatur waktu menjadi ibu, istri, dan mahasiswa.
“Ketika dulu mengambil kuliah pagi, pagi hari harus mengurus anak dan mengantarnya ke penitipan anak di RSUD Dr. Soetomo. Selepas kuliah pun saya tidak langsung pulang ke rumah. Waktu tersisa saya gunakan untuk mengerjakan tugas dan belajar sungguh-sungguh,” tutur Ajeng.
Itulah kiat Ajeng hingga lulus sempurna. Baginya, kuliah bukan hanya usaha untuk meraih selembar ijazah dan transkrip, tetapi proses mengubah pola pikir, sikap, dan tujuan hidup ke arah yang lebih baik. Secara tidak langsung, perkuliahan juga menjadi perjalanan menjadi seorang yang berilmu dan berintegritas.
“Tidak masalah bagi saya jika harus mendapat nilai C atau D. Hal terpenting hasil kerja keras sendiri. Ketimbang mendapat nilai A, namun mencontek,” katanya.
Berbagai suka duka ia alami selama menempuh perkuliahan, termasuk saat mengerjakan tesis. Ia memilih topik sejarah Akuntansi dengan judul “Peran Akuntansi dalam Kehidupan Masyarakat Kerajaan Kediri Abad 12-13 M.”
Dengan penelitian tesis itu membuatnya banyak berkunjung ke museum, narasumber para arkeolog, sehingga harus bepergian meninggalkan anaknya. Sementara proyeksi ke depan, perempuan 30 tahun ini akan mengamalkan ilmunya di bidang pendidikan dan melanjutkan kuliah S-3. (*)
Penulis: Siti Nur Umami
Editor: Defrina Sukma, bes





