UNAIR NEWS – Kisah membanggakan datang dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR). Dia adalah Alfian Rachmadya Putra mahasiswa program studi Ilmu Politik. Pasalnya di masa mudanya dia telah berkarir di dunia seni yang membanggakan almamater.
Alfian yang memiliki hobi di dunia musik dan dance kerap mengikuti kegiatan perlombaan sejenisnya baik di tingkat daerah, nasional, bahkan Internasional. Salah satu bukti penghargaannya tersebut adalah Alfian pernah mendapatkan juara 1 Miss Global Dance Competition, Juara 1 Kpopin aja Dance Cover Competition, Finalist Top 6 Hip-Hop International Indonesia, Juara Favorit Damo Cleo dance Cover Competition, Juara 2 Damo Cleo dance cover competition, dan masih banyak lagi.
Antarkan Alfian Jadi Juri Dance
Dari banyaknya prestasi yang membanggakan tersebut, tak jarang Alfian juga mendapatkan promosi menjadi penari latar penyanyi tanah air maupun juri kompetisi dance cover di berbagai event. Alfian juga mengatakan sempat mendapat beberapa kali tawaran jadi juri untuk acara umum maupun kampus.
“Kemarin sempat ditawarkan menjadi juri perlombaan begitu, tapi baru yang terlaksana ada “Trans Studi Mini Jember Mencari Bakat” dimana ini lombanya untuk menemukan orang-orang yang berbakat di kota Jember. Dan Insyaallah besok oktober bakal ngejuri juga di Bupati Cup KPop Dance Cover Competition,” jelasnya.
Gali Minat dan Bakat sejak Dini
Alfian mengaku hobinya ini sudah ditemukan sejak kecil. Secara tidak langsung keluarganya juga turut menjadi orang yang pertama kali memperkenalkan seni padanya. Sehingga Alfian mulai mengenal dan tertarik pada dunia seni dan terus mengembangkan menjadi prestasi membanggakan.
“ Aku dari kecil selalu dikenalkan dengan seni meski keluargaku backgroundnya sangat akademis. Tapi sesuatu hal berbau seni itu punya magnet kuat untuk aku karena aku bisa mengekspresikan perasaan diriku lewat seni,” sambungnya.
Bagi Alfian dance juga bisa sekalian berolahraga. Tujuannya tidak hanya melatih kelincahan namun juga kebugaran jasmani serta daya ingat yang kuat. Dance juga dapat membentuk karakter dan pemahaman yang baru karena secara tidak sadar perasaan dan otak kita akan merespon untuk hal-hal kecil seperti kekompakan dan kerjasama sehingga wajib menurunkan ego dalam diri.
“Dari dance aku juga belajar kreatifitas untuk mikirin choreo dan kostum yang sesuai dengan konsep dan lagunya. Sehingga aku juga perlu research terlebih dahulu hal-hal yang buat dance aku tidak monoton dan banyak disukai orang, khususnya juri penilai,” tambahnya.
Alfian sebagai mahasiswa UNAIR juga memiliki kerinduan untuk dapat mendirikan komunitas atau bahkan UKM dance. Karena sebenarnya Alfian juga melihat di UNAIR banyak mahasiswa yang memiliki hobi yang sama dengannya namun mungkin belum menemukan wadah yang tepat untuk mereka berkumpul seperti UKM dan lain-lain.
Bahkan sebenarnya dance dapat menjadi jalannya prestasi yang membanggakan karena di zaman ini banyak pihak yang mengadakan perlombaan yang bergerak di bidang dancing seperti dancesport, Indonesia mencari bakat, dan perlombaan dance competition bergengsi lainnya.
“Secara pribadi aku sendiri pengin banget UNAIR punya UKM dance atau at least komunitas dance yang isinya mahasiswa UNAIR yang memiliki minat dan bakat yang sama. Aku yakin itu sangat kepake untuk isi acara atau menciptakan prestasi juga. Karena sekarang dance bahkan sudah masuk ranah olahraga sehingga aku mau anak UNAIR yang suka dance itu bisa berkumpul bersatu, bertukar ilmu bersama sesuai kemampuan masing-masing yang nantinya kita dapat terus kembangkan,” jelasnya.

Hapus Stigma tentang Dance
Disisi lain banyak masyarakat yang menganggap prestasi akademik adalah satu-satunya hal yang membanggakan Indonesia. Atau hanya penemuan ilmiah lah yang dapat diberikan penghargaan. Namun nyatanya melalui karya sekecil apapun bila berdampak bagi orang lain juga menjadi hal yang dapat mengharumkan nama bangsa.
“Mungkin masih banyak dari kita yang ditanamkan dari kecil, bahwa juara yang bagus itu adalah juara olimpiade. Namun berprestasi itu tidak hanya tentang juara akademik dalam studi pelajaran. Tuhan menciptakan masing-masing manusia dengan bakat dan talentanya masing-masing sehingga dengan karunia tersebut dapat kita gunakan untuk berlomba mencari yang terbaik di berbagai cabang lomba lainnya,” jelasnya.
Sehingga hal itulah yang memotivasi Alfian untuk selalu mendorong teman-temannya yang memiliki bakat untuk jangan malu atau minder dan terus berlatih.
“Aku selalu mensupport teman-teman ku yang mungkin bisa bernyanyi dan menari sesuai apa yang diri mereka mau. Aku selalu kasih support untuk mereka yang mau mencoba agar hobi mereka itu juga bisa menghasilkan sebuah berprestasi. Sehingga aku juga yakin UNAIR memiliki banyak mahasiswa yang sangat multitalenta dan bisa mengharumkan namanya serta Universitasnya,” ucapnya.
Mahasiswa angkatan 2021 tersebut mengatakan bahwa dengan keberanian yang ada kita dapat mematahkan segala stigma buruk yang menganggap remeh prestasi non-akademik dan menghasilkan kemenangan yang membanggakan. Jangan ragu mencoba dan mencari relasi yang sesuai dengan bakat kamu agar disana kamu menemukan rumah untuk belajar.
“Tumbuhlah menjadi orang yang bisa menghargai perbedaan. Dan yang penting adalah jangan takut mencoba hal-hal baru. Hidup hanya sekali why not kita buat hidup kita bahagia tanpa memikirkan bagaimana penilaian orang. Karena kita juga tidak akan tahu bagaimana Tuhan merancangkan masa depan bagi umatnya kalau kalau kita tidak berusaha dan mencoba,” tutupnya.
Penulis: Monika Astria Br Gultom
Editor: Feri Fenoria





