UNAIR NEWS – Melanjutkan rangkaian gelaran The 5th National Student Leaders on Sustainability Meeting (NSLSM), Universitas Airlangga (UNAIR) bersama UI GreenMetric gelar agenda presentasi para finalis kompetisi esai. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (16/10/2025) dan bertempat di Ruang Tarumanegara lantai 10, ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B UNAIR.
Mengangkat tema “Peran Mahasiswa dalam Menciptakan Solusi Berkelanjutan untuk Mewujudkan Kota Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045″, terdapat 20 tim dari kampus berbeda seluruh Indonesia yang bersaing menyampaikan inovasi terbaiknya. Ketua UI GreenMetric, Dr Vishnu Juwono SE MIA memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang mampu menampilkan gagasannya dengan begitu baik.
“Rekomendasi-rekomendasi kebijakan ini merupakan modal yang baik bagi kita semua terutama dalam rangka menciptakan ekosistem di kampusnya masing-masing. Setelah mendapat bekal dari kegiatan National Students Leadership Meeting on Sustainability yang kelima ini, bisa mendorong dan mengaplikasikan ilmu yang kami dapat ya,” ujarnya.
Kolaborasi Kuat
Pada ajang tersebut, tiap tim yang berkompetisi mewakili regionalnya masing-masing. Kolaborasi antara UNAIR dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang menjadi wakil Jawa Timur keluar sebagai Juara 1. Salah satu anggota tim, Rehan Fitrianto, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR menyebutkan, tim ini terbentuk untuk dengan misi membuat inovasi demi menyelesaikan permasalahan daerah asal.
“Jadi sebenarnya awal untuk perlombaan ini kan kita untuk per-univ ya. Tapi kemarin itu ada FGD, kemudian kita itu dibentuk tim. Nah, setelah dibentuk tim itu kita wajib mengangkat suatu isu yang harus sesuai daerah masing-masing serta menerapkan solusinya,” ungkapnya.
Gelar yang mereka raih bukan tanpa alasan, tim ini mengangkat sebuah gagasan bertajuk “Sustainospher”. Rehan menerangkan bahwa ide ini merupakan solusi untuk mengelola sampah. “Sustainospher itu adalah suatu sistem inisiasi program yang mana kita itu sebagai pusat terkontrol dan juga terpadu untuk mengelola sampah. Nah sampah-sampah itu nantinya akan dimanfaatkan kembali,” sebutnya.
Pengembangan Keberlanjutan
Sejalan dengan Rehan, mahasiswa FPK UNAIR lainnya, Andini Carolina juga berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut pada kompetisi-kompetisi berikutnya. “Pasti sangat ingin kolaborasi lagi, apalagi proyeksi CSR sangat banyak. Itu kan memang untuk masyarakat,” sebutnya.
Menurutnya, saat ini generasi muda harus banyak memberi kontribusi bagi negeri melalui inovasi-inovasi segar yang bermanfaat bagi masyarakat. “Karena memang saat ini ya harus kita sebagai generasi muda yang bergerak, kalau bukan kita siapa lagi. Jadi harus bisa bermanfaat bagi sekitar,” pungkasnya.
Penulis: Mohammad Adif Albarado
Editor: Ragil Kukuh Imanto





