UNAIR NEWS – Unit Kearsipan I Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih akreditasi AA atau istimewa Akreditasi Nasional Republik Indonesia (ANRI). Tidak hanya itu, nilai akreditasinya pun membanggakan yaitu 91,08. Akreditasi itu didapat pada 2022 dan berlaku hingga enam tahun mendatang yaitu 2028.
“Akreditasi oleh ANRI ini adalah penilaian mutu dan kelayakan terhadap lembaga kearsipan termasuk yang ada di perguruan tinggi,” jelas Kiswari SSos selaku Kepala Bidang Kearsipan UNAIR. Lebih lanjut, Kiswari menjelaskan bahwa lembaga kearsipan di UNAIR biasa disebut dengan Unit Kearsipan I UNAIR yang merupakan bidang kearsipan dari Sekretariat UNAIR.
Persiapan Akreditasi
Kiswari menyampaikan bahwa salah satu hal yang membuat Unit Kearsipan I UNAIR dapat meraih akreditasi AA atau istimewa dari ANRI yaitu adanya koordinasi yang baik. “Misalnya kami (Unit Kearsipan I UNAIR, Red) membutuhkan ruang pengelolaan arsip audio visual, Direktorat Sarana dan Prasarana UNAIR dengan sigap membantu. Lalu, Direktorat Logistik, Keamanan, Ketertiban, dan Lingkungan (LKKL) UNAIR, Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) UNAIR, dan lain-lain telah banyak membantu kami (Unit Kearsipan I UNAIR, Red),” terangnya.
Selain itu, Unit Kearsipan I UNAIR juga secara berkala memberikan pembinaan dan pendampingan arsip aktif, inaktif, dan statis kepada Unit Kearsipan II UNAIR yang berada di lingkup fakultas dan unit kerja. “Terlebih, kami (Unit Kearsipan I UNAIR, Red) juga memberikan fasilitas kepada fakultas untuk biaya restorasi arsip jika memang terkendala pembiayaan di fakultasnya. Mengingat biaya restorasi arsip ini memang cukup mahal,” terang Kiswari.
Unit Kearsipan I UNAIR juga terus berusaha meningkatkan kualitas para arsiparis dan pengelola kearsipannya dengan mengikuti pelatihan dan magang. “Misalnya pelatihan membuat website dan magang di lembaga kearsipan yang ada di Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur,” jelas Kiswari.

Tindak Lanjut
“Karena akreditasi ini untuk enam tahun mendatang, maka harapannya bisa mempertahankan akreditasi ini. Tentu juga ada keinginan untuk meningkatkan nilai akreditasi,” jelas Kiswari. Oleh karena itu, Unit Kearsipan I UNAIR mempersiapkan beberapa hal yang akan dilakukan kedepannya. Hal-hal tersebut yaitu seperti membuat arsip secara lisan, membuat film, hingga membuat pameran tentang penanganan dan produk-produk berkaitan Covid-19 yang dihasilkan oleh UNAIR.
Kiswari juga menjelaskan bahwa Unit Kearsipan I UNAIR akan menindaklanjuti rekomendasi dan saran yang diberikan ANRI. “Beberapa rekomendasi dan saran tersebut yaitu merevisi peraturan dan kebijakan di tingkat UNAIR agar berkesesuaian dengan di tingkat nasional, mengelola kembali arsip inaktif, mengatur suhu ruangan tempat penyimpanan arsip statis agar sesuai dengan standar, dan meningkatkan SDM arsiparis dan pengelola arsip,” terangnya.
Penulis : Tristania Faisa Adam
Editor : Khefti Al Mawalia





