Universitas Airlangga Official Website

Babak Baru BEM KM FKH UNAIR, Kabinet Cakra Karya Usung Gerak Berdampak

Presiden BEM KM FKH UNAIR Periode 2026 Revo Haedar Elmirza (kiri) bersama Wakil Presiden Siti Nur Rohmawatil Ula (kanan)
Presiden BEM KM FKH UNAIR Periode 2026 Revo Haedar Elmirza (kiri) bersama Wakil Presiden Siti Nur Rohmawatil Ula (kanan) (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) resmi berganti. Melalui proses Pemilihan Raya (Pemira), Revo Haedar Elmirza angkatan 2023 terpilih sebagai presiden. Sementara Siti Nur Rohmawatil Ula angkatan 2024 terpilih sebagai wakil presiden. Keduanya mengusung nama Kabinet Cakra Karya sebagai identitas kepemimpinan baru.

Revo menjelaskan bahwa nama Cakra Karya merepresentasikan semangat pergerakan yang berorientasi pada kebermanfaatan. “Cakra berarti roda yang terus berputar dan bergerak ke arah positif, sementara karya kami harapkan dapat menghasilkan dampak nyata untuk seluruh KM FKH UNAIR,” ujarnya.

Pada periode kepengurusan ini, program kerja unggulan yang tengah digaungkan adalah VetScope. Program tersebut dirancang untuk memberikan gambaran secara langsung mengenai prospek dan keilmuan yang linear dengan kedokteran hewan di dunia kerja.

Menurut Revo, VetScope diharapkan mampu membantu mahasiswa memahami realitas profesi secara lebih komprehensif. “Program ini kami rasa memiliki dampak yang signifikan bagi KM FKH karena mahasiswa dapat mengetahui secara langsung bagaimana prospek dan keilmuan kedokteran hewan di lapangan kerja yang sesungguhnya,” jelasnya. Melalui program kerja tersebut, mahasiswa harapannya mampu memetakan arah pengembangan kompetensi dan kesiapan karier sejak dini.

Salah satu pembeda Kabinet Cakra Karya dengan kabinet sebelumnya terletak pada penekanan nilai organisasi bertajuk “Kompas”. Nilai tersebut merupakan akronim dari Kolaboratif, Objektif, Memberdayakan, Produktif, Akuntabel, dan Solutif yang menjadi pedoman dalam setiap langkah kabinet.

Selain itu, kabinet juga mengimplementasikan Budaya Kerja Organisasi 5R. Yakni Respect to Time, Respect to Communication, Respect to Process, Respect to Yourself, dan Respect to Others. Revo menuturkan bahwa budaya kerja tersebut bertujuan menciptakan sistem kerja yang lebih terarah, transparan, dan berbasis evaluasi agar setiap program berjalan secara optimal.

Melalui Kabinet Cakra Karya, BEM KM FKH berharap bisa turut mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian masyarakat, dukungan akademik, serta kolaborasi kegiatan ilmiah dan pengembangan mahasiswa. “Harapan kami, KM FKH UNAIR dapat menjadi komunitas yang solid, suportif, dan berani berkembang bersama,” pungkas Revo.

Penulis: Maia Chaerunnisa

Editor: Yulia Rohmawati