UNAIR NEWS – Memiliki visi sebagai pengkaji lingkungan, kali ini GENCorps (Green Nursing Corps), organisasi mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga, menggelar bakti sosial yang ditujukan kepada warga Pacitan. Terutama mereka yang baru terkena banjir dan tanah longsor. Bakti sosial itu tidak hanya berwujud membagikan hygiene kit, tapi juga berfokus pada penyuluhan PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat).
Sebagai organisasi yang beranggota mahasiswa jurusan kesehatan, GENCorps memanfaatkan ilmu yang didapat dari bangku kuliah untuk saling berbagi dengan warga Pacitan. Ada sepuluh anggotanya yang terjun langsung membantu warga.
Berangkat dari FKp UNAIR pada Jumat (8/12) pukul 20.00, berbagai bantuan yang terkumpul dibagikan kepada korban bencana di sana. Selain itu, ada beberapa agenda inti kegiatan lainnya pada Sabtu (9/12). Di antaranya, penyuluhan PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat), pembagian hygiene kit, serta wawancara beberapa warga untuk mengetahui kronologi terjadinya bencana itu.
”Bakti sosial GENCorps kali ini bekerja sama dengan seluruh ormawa di FKp. Kegiatan ini, kami beri nama GPP atau Gerakan Peduli Pacitan. Dalam aksi ini, seluruh ormawa saling membantu untuk menggalang dana bantuan yang akan diberikan langsung kepada warga Pacitan melalui GENCorps,” tutur Ferly, salah seorang anggota GENCorps.
Agenda pertamanya, penyuluhan PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat) bagi warga Pacitan. Bukan hanya di satu tempat yang cukup luas, penyuluhan itu juga dilakukan secara door-to-door. GENCorps ingin warga memiliki pengetahuan baru tentang pentingnya menjaga hidup sehat meski telah terkena banjir dan tanah longsor.
”Kami memang sengaja melakukan penyuluhan lanjutan dengan mendatangi beberapa rumah warga secara langsung. Sebab, kami ingin kehadiran kami di sini bisa membantu warga Pacitan. Tidak semua warga hadir dalam acara penyuluhan tadi pagi. Jadi, penyuluhan door-to-door merupakan salah satu langkah efektif kami agar warga bisa mendapatkan pengetahuan PHBS. Harapannya, warga bisa menerapkannya meski kondisi banjir dan tanah longsor membaik,” ungkap Ferly.
Ferly menambahkan, pada akhir kegiatan penyuluhan, tim tidak lupa membagikan hygiene kit kepada warga. Total ada 610 hygiene kit yang dibawa. Masing-masing berisi sabun mandi, sikat dan pasta gigi, serta shampoo.
Agenda GENCorps, Sabtu (9/12), ditutup dengan kunjungan ke salah satu rumah warga. Kunjungan tersebut bertujuan menggali informasi kronologi terjadinya banjir dan tanah longsor di sana. Selain itu, tim memotivasi warga untuk tetap semangat serta tidak lupa menerapkan PHBS. (*)
Penulis: Yenny Paramitha
Editor: Feri Fenoria





