Universitas Airlangga Official Website

Bakti WANALA, Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Dusun Sarah Raja Aceh Utara

Anggota WANALA berfoto bersama warga setempat usai menyalurkan bantuan logistik
Anggota WANALA berfoto bersama warga setempat usai menyalurkan bantuan logistik (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS –  Keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur tidak menyurutkan langkah tim kemanusiaan dari UKM WANALA dan Airlangga Photography Society (APS). Anggota WANALA, Dhea Arda Noor Syamsu (DIKLATSAR 43) salah satunya, terlibat langsung dalam menyalurkan bantuan logistik ke Dusun Sarah Raja, Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. 

Dusun yang dihuni oleh 41 kepala keluarga dengan total 128 jiwa tersebut menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah akibat banjir besar yang melanda kawasan tersebut. Banjir dengan ketinggian air mencapai 3 hingga 5 meter terjadi pada malam Selasa (25/1/2026) dan merendam hampir seluruh wilayah dusun. 

Berdasarkan hasil asesmen lapangan, Dusun Sarah Raja ditetapkan sebagai sasaran utama kegiatan distribusi logistik (dorlog) karena tingkat kerusakan yang tinggi serta keterbatasan akses. Dalam proses menuju lokasi, tim kemanusiaan menghadapi tantangan berat, terutama dari sisi aksesibilitas.

Proses penyaluran bantuan logistik melalui jalur air (Foto: Dok. Narasumber)

“Dalam proses perjalanan menuju lokasi, tim menghadapi berbagai kendala, terutama dari segi aksesibilitas. Jalan darat yang dilalui berada dalam kondisi rusak dan berlumpur, sehingga tidak dapat dilewati kendaraan secara optimal. Jarak tempuh dari titik akhir jalur darat menuju Dusun Sarah Raja mencapai sekitar 8 km. Sehingga proses pengangkutan logistik memerlukan tenaga dan waktu ekstra,” ujar Dhea.

Dorlog yang dilakukan menyalurkan berbagai kebutuhan dasar warga terdampak banjir. Bantuan tersebut meliputi bahan makanan seperti mie instan, beras, minyak, gula, air minum, snack ringan, teh, kopi, serta makanan bayi. Selain itu, mereka juga menyalurkan alat mandi, pembalut, popok bayi, pakaian layak pakai, Al-Qur’an, mukena, dan alat tulis menulis.

Kehadiran tim kemanusiaan dan bantuan logistik disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat Dusun Sarah Raja. Warga merasa terbantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan dan perlengkapan dasar selama masa pemulihan pascabencana.

“Masyarakat masih menghadapi berbagai keterbatasan. Hingga kini, banyak rumah warga yang rusak berat atau roboh dan tidak dapat ditempati. Kebutuhan mendesak lainnya yang masih diperlukan antara lain air bersih serta perlengkapan penunjang ibadah, seperti speaker masjid untuk persiapan Ramadan,” jelasnya. 

Perwakilan Desa Leubok Pusaka, Samidan, menyampaikan bahwa bantuan ini sangat dibutuhkan warga. Mengingat bantuan kemanusiaan baru mulai masuk sekitar tiga hari setelah bencana akibat terputusnya akses.

“Air banjir baru surut setelah 11 hari. Warga baru bisa kembali ke rumah sekitar 17 hari kemudian, itu pun hanya rumah yang masih layak huni. Dorlog ini sangat membantu meringankan beban masyarakat,” kata Sadiman.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan jalur darat dan infrastruktur desa agar akses menuju dusun kembali normal. Perbaikan tersebut dinilai penting untuk mempercepat distribusi bantuan lanjutan sekaligus mendukung pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis: Rizma Elyza

Editor: Yulia Rohmawati