Universitas Airlangga Official Website

Bangga! Mahasiswa FIB UNAIR Raih Gelar Duta Literasi Indonesia

Sesi Awarding catur Ratna sebagai Duta Literasi Indonesia 2025 (Foto: Narasumber)
Sesi Awarding catur Ratna sebagai Duta Literasi Indonesia 2025 (Foto: Narasumber)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali meraih prestasi gemilang di kancah nasional. Dia adalah Catur Ratna Sa’adah, mahasiswa program studi Bahasa dan sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Nana, sapaan akrabnya, berhasil menyabet gelar Duta Literasi Indonesia 2025 pada Selasa (8/4/2025).

Nana menyampaikan bahwa dia tidak pernah menyangka dapat memenangkan gelar dalam kompetisi tersebut. Pasalnya, saat mengikuti kompetisi tersebut, ia harus pandai membagi waktu dengan perkuliahan. Kesibukan yang ia jalani bukan hanya itu saja, akan tetapi juga mengurus komunitas yang ia inisiasi.

“Proses seleksi yang panjang mulai dari administrasi, pembuatan esai dan focus group discussion (FGD) bersama calon duta lainnya membuat saya bisa lolos hingga karantina. Nah, ketika masa karantina saya memiliki agenda rapat besar dengan komunitas. Sehingga saya harus membagi waktu secara bersamaan dan tidak boleh melepas tanggung jawab begitu saja. Cukup melelahkan tapi saya mencoba enjoy,” ungkapnya.

Keikutsertaan Nana pada kompetisi tersebut bermula dari ketertarikannya mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. Kemudian dari kegiatan tersebut, ternyata pengalaman membekas yaitu saat ia mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di suatu daerah, di mana masih banyak anak SD yang belum bisa membaca.

“Selama menjadi mahasiswa, saya cukup aktif dalam kegiatan pengabdian. Nah, waktu KKN saya merasa terdorong untuk mengembangkan minat literasi kepada anak-anak di sana. Melalui program duta literasi ini saya berharap mampu memiliki wadah untuk mengabdi lebih luas. Ditambah dengan dukungan penuh dari komunitas saya,” ucapnya.

Dalam kompetisi tersebut, Nana menyabet predikat ‘Esai Terbaik’. Nana awalnya tidak percaya bahwa dia dapat memenangkan kategori tersebut. Dia menjelaskan bahwa esai yang dibuat mengangkat tentang Visual Pop Up Book digital.

“Judul esai saya yaitu POPORIA: Petualangan Visual Pop Up Book LENTERA untuk membuka jendela literasi bagi anak-anak. Untuk penjelasan lebih lanjut, POPORIA merupakan nama pop up book digital yang akan saya rancang dengan komunitas. Sedangkan LENTERA itu tagline salah satu program di komunitas saya. Sasarannya tentu anak-anak yang masih belum mahir membaca,” jelasnya.

Dengan prestasi tersebut, Nana berpesan bagi mahasiswa lainnya untuk percaya diri dalam berkompetisi selagi ada peluang. Manfaatkan dengan baik dan jangan pernah takut mencoba. Apalagi kontribusi mahasiswa dalam dunia literasi harus lebih dikembangkan. 

Penulis: Ersa Awwalul Hidayah

Editor: Yulia Rohmawati