Universitas Airlangga Official Website

Bangga! Prodi Teknik Lingkungan UNAIR Raih Akreditasi Unggul

Salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Teknik Lingkungan UNAIR (Foto: istimewa)
Salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Teknik Lingkungan UNAIR (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Citra Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbaik tercermin melalui kualitas program studi yang dimilikinya. Termasuk program studi (prodi) Teknik Lingkungan yang berada di Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Prodi Teknik Lingkungan secara konsisten menguatkan capaian yang membanggakan, baik dalam bidang akademik atau riset.

Ketua Departemen Teknik Lingkungan Dr Eko Prasetyo K ST DEA turut mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian prodi teknik lingkungan. Ia menceritakan secara bertahap bagaimana prodi dapat memperoleh akreditasi Unggul yang diumumkan pada Minggu (20/4/2025). Perjalanan bermula dengan berdirinya program studi dengan angkatan yang pertama yaitu tahun 2004. 

“Awalnya nama prodi ini bukan Teknik Lingkungan melainkan Ilmu dan Teknologi Lingkungan. Awal akreditasi ini diberikan oleh BAN-PT yaitu akreditasi A pada tahun 2008. Namun BAN-PT bukan satu satunya lembaga akreditasi. Akan tetapi, masih banyak lembaga lain yang menyesuaikan pada bidangnya,” jelasnya.

Ketua Departemen Teknik Lingkungan UNAIR, Dr Eko Prasetyo K ST DEA (Foto: Dok. Narasumber)
Ketua Departemen Teknik Lingkungan UNAIR, Dr Eko Prasetyo K ST DEA (Foto: Dok. Narasumber)

Kemudian, ia menjelaskan bahwa yang memberikan akreditasi yaitu LAM Teknik. Penuh cerita perjuangan dan bertahap dalam mengurus akreditasi. Kerja sama berbagai pihak turut serta dalam proses tersebut.

“Prodi kami yang sebelumnya sudah mendapatkan akreditasi akan melakukannya lagi. Tentu dengan capaian standar yang lebih tinggi. Tahun 2022 kita melakukan reakreditasi dan mendapatkan perpanjangan waktu. Untuk proses pengurusan yaitu di LAM Teknik pada awal 2024. Semua bekerja keras dalam menyusun dan mengirimkan berkas. Akhirnya di batch pertama dilakukan penilaian dengan mengirimkan berkas data dan laporan,” tambahnya.

Pada proses penilaian, ada sesi khusus yang mendatangkan beberapa pihak. Selain itu Dr Eko juga menyampaikan bahwa dukungan dari pihak universitas, fakultas, prodi dan mahasiswa serta alumni juga ikut dalam proses akreditasi. 

“Di sini awal mulainya dari pihak universitas melalui Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) mengawal proses pemeriksaan berkas. Kemudian pihak fakultas Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan wakil dekan hingga jajaran dekanat selalu memberikan dukungannya. Akreditasi Unggul yang kami peroleh dari LAM Teknik memang menjadi yang seharusnya diberikan. Hal ini merupakan nilai standarnya bagi prodi-prodi di UNAIR,” tuturnya.

Alumni tidak terlepas perannya dalam proses mendapatkan akreditasi. Persebaran kerja mereka sangat bergengsi baik di swasta maupun instansi pemerintah. “Sebaran tempat kerja alumni kami  ada yang di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kemudian industri seperti PT Cheil Jedang. Bahkan ada yang menjadi konsultan dan masih banyak lagi,” ucapnya. Dr Eko berharap dengan adanya Akreditasi Unggul ini semoga dapat meningkatkan capaian visi dan misi serta layanan kepada mahasiswa.

Penulis: Ersa Awwalul Hidayah

Editor: Yulia Rohmawati