UNAIR NEWS – Dalam rangka meningkatkan dan menanamkan pemahaman dan
pengetahuan anak-anak terkait kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini, mahasiswa
Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) dengan program
Kampus Berdampak melaksanakan program sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
(PHBS) serta edukasi cara menyikat gigi yang baik dan benar kepada siswa TK Durenan 01
dan SD Durenan 02, Kabupaten Madiun, pada hari Kamis (22/1/2026).
Tanamkan Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat Sejak Usia Dini
Program sosialisasi ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai
pentingnya menjaga kebersihan diri, khususnya kesehatan gigi dan mulut. Sasaran anak usia
TK dan SD dipilih karena merupakan fase awal pembentukan kebiasaan sehari-hari yang
akan berpengaruh hingga usia dewasa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa BBK 7 UNAIR menyampaikan materi PHBS secara
sederhana dan interaktif. Selain pemaparan materi, siswa juga diajak mempraktekkan secara
langsung cara menyikat gigi dan mencuci tangan yang baik dan benar melalui demonstrasi
langsung menggunakan alat peraga.
“Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Dengan praktik langsung, mereka
lebih mudah memahami bagaimana cara menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mencuci
tangan yang baik dan benar,” ujar Pak Harminto, selaku kepala sekolah TK Durenan 01.
Dukungan Sekolah dan Puskesmas
Pihak sekolah dasar juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Kepala SD Durenan
02, Ibu Ratna Widyastuti, S.Pd menyampaikan bahwa program edukasi kesehatan seperti ini
sangat membantu sekolah dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada
siswa.
“Kami sangat senang dan mengapresiasi kehadiran mahasiswa BBK 7 UNAIR. Edukasi
kesehatan seperti ini sangat penting bagi anak-anak dan diharapkan dapat terus berlanjut,”
tuturnya. Sementara itu, Bidan Puskesmas setempat, Ibu Avin, menilai program ini memiliki peranan
penting dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Menurutnya,
keterbatasan waktu menjadi tantangan tersendiri bagi puskesmas dalam memberikan edukasi
secara rutin kepada masyarakat.
“Dari puskesmas, program edukasi kesehatan untuk anak-anak biasanya hanya bisa dilakukan
satu kali dalam setahun. Dengan adanya kegiatan dari mahasiswa BBK 7 UNAIR, kami berharap pemahaman dan kesadaran anak-anak untuk menjaga kesehatan diri sendiri dapat
meningkat,” ujar Bu Avin.
Melalui program edukasi PHBS dan cara menyikat gigi ini, mahasiswa BBK 7 UNAIR turut
mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3
tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas, sebagai
upaya membangun generasi yang sehat dan berdaya saing.
Penulis : Alief Syarochman Sutrisno (Ketua BBK 7 Desa Durenan)





