Universitas Airlangga Official Website

BBK 7 UNAIR Hadirkan Program Filtrasi Air Bersih Desa Ngambeg

Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga dan Pemerintah Desa Ngambeg dalam pelaksanaan program filtrasi air (Hydro Hero) sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan akses air bersih bagi masyarakat (Foto: Tim BBK)

UNAIR NEWS – Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga melaksanakan program Hydro Hero (Filtrasi Air) di Balai Desa Ngambeg, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, pada 27 Januari 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air bersih yang digunakan dalam berbagai aktivitas pelayanan dan kegiatan masyarakat di balai desa.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi air yang belum sepenuhnya optimal untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, khususnya saat balai desa digunakan untuk kegiatan administrasi, pelayanan publik, dan pertemuan warga. Menanggapi permasalahan tersebut, mahasiswa BBK 7 merancang dan memasang sistem filtrasi air sebagai solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Sistem filtrasi dipasang langsung di Balai Desa Ngambeg dan dirancang untuk menyaring kotoran serta meningkatkan kejernihan air sebelum digunakan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkoordinasi dengan perangkat desa untuk memastikan sistem filtrasi dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Kepala Desa Ngambeg, Bashori, menyampaikan bahwa program filtrasi air ini memberikan manfaat nyata bagi desa. “Program filtrasi ini sangat membantu karena dipasang di Balai Desa Ngambeg yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat. Air yang digunakan menjadi lebih bersih dan layak, sehingga mendukung kenyamanan dan kesehatan warga,” ujarnya.

Melalui program Hydro Hero, mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga turut berkontribusi dalam mendukung SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kualitas air untuk kesehatan masyarakat, SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui penyediaan akses air bersih, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Penulis: Viona Arfinelly