UNAIR NEWS – Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil melaksanakan kegiatan UMKM GO DIGITAL (Edukasi & Konsultasi Digital UMKM) di Desa Sumberkembar. Kegiatan ini berlangsung dengan mengunjungi empat rumah produksi pelaku UMKM pada Kamis (15/1/2026). Program tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal melalui pemanfaatan pemasaran digital secara praktis dan berkelanjutan.
Kegiatan UMKM GO DIGITAL menyasar empat pelaku UMKM Desa Sumberkembar dengan pendekatan langsung dan intensif. Mahasiswa BBK 7 Sumberkembar memberikan edukasi dasar pemasaran digital serta melakukan pendampingan secara langsung mencakup pembuatan akun marketplace (shopee), logo produk, desain stiker produk, serta konten berupa video promosi untuk para pelaku UMKM di Instagram @bbk7unair.sumberkembar. Pendekatan personal ini dilakukan agar solusi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan karakter masing-masing usaha.
Dorong Transformasi Digital UMKM Desa
Salah satu penanggung jawab kegiatan, Auliya Rosyada, menyampaikan bahwa program UMKM Go Digital dirancang untuk membantu pelaku UMKM memulai transformasi digital dari tahap paling dasar.
“Sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki identitas usaha secara digital. Melalui pendampingan langsung, kami ingin membantu mereka memiliki akun media sosial, logo, dan media promosi sederhana yang bisa langsung digunakan,” ujar Auliya Rosyada.
Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa BBK 7 Sumberkembar tidak hanya menyampaikan materi. Melainkan juga melakukan diskusi dan konsultasi individual dengan pelaku UMKM untuk mengidentifikasi permasalahan usaha yang dihadapi. Kegiatan ini menunjukkan antusiasme pelaku UMKM dalam mempelajari strategi pemasaran digital sebagai upaya memperluas jangkauan pasar. Hal ini sejalan dengan tujuan BBK Universitas Airlangga yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses pemberdayaan.
Lebih lanjut, penanggung jawab kegiatan Nur A’ini berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM Desa Sumberkembar dalam mengembangkan usaha secara mandiri.
“Kami berharap pelaku UMKM mampu memahami dasar penggunaan media digital untuk promosi produk dan menerapkannya secara berkelanjutan,” ujar Nur A’ini.
Tuai Respons Positif dari Para Pelaku UMKM
Respons positif turut disampaikan oleh pelaku UMKM peserta kegiatan. Ibu Wiji, selaku pemilik UMKM “Eka Putra”, menyatakan bahwa pendampingan ini memberikan manfaat nyata.
“Sekarang saya sudah punya akun media sosial usaha dan logo sendiri. Jadi lebih siap untuk memasarkan produk secara online,” ungkap salah satu Pemilik UMKM Eka Putra.
Melalui kegiatan UMKM GO DIGITAL, seluruh UMKM sasaran berhasil memiliki identitas usaha digital serta pemahaman dasar pemasaran online. Program ini sejalan dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) sebagai wujud nyata peran mahasiswa Universitas Airlangga dalam menghadirkan Kampus Berdampak bagi penguatan ekonomi desa.
Penulis: Safira





