n

Universitas Airlangga Official Website

Bedah Buku “Perubahan Berkelanjutan” Karya untuk Rakyatnya

Bedah Buku
Salah satu penanya saat memberikan pertanyaan pada pemateri bedah buku "Perubahan Berkelanjutan" di FISIP UNAIR. (Foto: Hilmi Putra)

UNAIR NEWS – Buku dengan judul Perubahan Berkelanjutan karya Gus Ipul sapaan akrab Drs. H. Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2008 – 2018 itu, diulas pada Seminar Bedah Buku “Pembangunan Berkelanjutan” oleh civitas akademika Universitas Airlangga. Seminar yang berlangsung pada Rabu (20/12) di Aula Adi Sukadana, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNAIR, diselenggarakan oleh Pusat Studi Pengembangan dan Pengelolaan Konflik FISIP UNAIR.

Pada seminar bedah buku itu turut menghadirkan tiga pembicara. Ialah Dr. Falih Suaedi,M.Si., selaku Dekan FISIP UNAIR, Dr. Rubaidi, M.Ag., selaku Dosen Fakultas Tarbiyah UINSA, Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaeja, M.Pd., selaku Guru Besar UNESA dan Koordinator Jatim Mengajar, dengan moderator Agie Nugroho, BPA., MPP., Dosen Administrasi Negara UNAIR.

Sebagai pembedah pertama, menurut Falih, buku Perubahan Berkelanjutan merupakan suatu informasi dan rekomendasi untuk masyarakat dan pemimpin Jatim berikutnya. Pasalnya, pesta demokrasi yang akan datang, tambah Falih, harus disikapi oleh semua elemen secara bijak.

“Tidak ada bahasa panggung dan bombastis di dalam buku ini,” tambah Falih.

Pada kesempatan itu pula, Rubaidi, selaku pembedah kedua lebih menyoroti tentang salah satu hal yang banyak dibahas dalam buku tersebut. Menurutnya, buku karya wakil gubernur dua periode itu cukup banyak mengulas mengenai isu pendidikan.

“Tujuan pendidikan yang dimaksud oleh Gus Ipul yang tertuang di buku ini ialah kecerdasan dan berakhlak sebagai capaian akhir,” terangnya.

Selanjutnya, perihal kebijakan afirmasi yang berbentuk Bantuan Operasional Sekolah Dasar Madrasah Diniyah (BOSDA Madin), menurut Nurlaeja merupakan upaya melakukan kebijakan pendidikan nondiskriminatif yang menyentuh pendidikan agama. Hal itu, tambah Nurlaeja, diharapkan agar peserta didik mendapatkan bekal kecerdasan ilmu pengetahuan dan ilmu agama.

“Kami setuju atas kebijakan BOSDA Madin sebagai salah satu langkah yang tepat untuk meningkatkan mutu SDM di Jawa Timur,” paparnya.  “Akan tetapi, kebijakan BOSDA Madin yang ada di buku perlu adanya survei langsung ke madrasah yang mendapatkan dana BOSDA Madin,” imbuhnya.

Usai pemaparan dari para pembedah, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi itu, antusias peserta seminar sangat tinggi. Hal itu terlihat dari banyak pertanyaan yang muncul mengenai berbagai hal. Diantaranya isu mengenai solusi tradisi kawin dini akibat budaya kawasan setempat, perubahan pola pikir tentang sekolah, cara membangun korelasi antara industri dan universitas, serta fokus sektor yang dikembangkan pada buku tersebut.

Sebagai penutup, di buku Perubahan Berkelanjutan Gus Ipul menuliskan, segala yang dilakukan oleh penyelenggara negara dan pemerintah merupakan kewajiban pemimpin untuk memastikan semua warga bahagia.

Penulis : Hilmi Putra Pradana

Editor  : Nuri Hermawan