UNAIR NEWS – BEM FISIP Universitas Airlangga melalui Kementerian Pengembangan Karir Mahasiswa (PKM) Kabinet Ragam Sinergi menggelar kegiatan Company Visit ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia, pada Jumat (29/8/2025). Kegiatan itu diikuti oleh fungsionaris BEM FISIP UNAIR bersama jajaran Kementerian Ketenagakerjaan untuk mendalami isu-isu ketenagakerjaan terkini.
Pemaparan Strategi Ketenagakerjaan Nasional
Dalam kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan materi langsung dari Koordinator Bidang Penyusunan Evaluasi dan Pelaporan (PEP), Irwan Arifiyanto, serta Direktur Bina Penempatan Tenaga Kerja yang diwakili oleh Dewi Eva Kiranti. Mereka memaparkan tantangan ketenagakerjaan nasional, mulai dari komposisi penduduk usia kerja yang mencapai 216,79 juta jiwa, dominasi lulusan SD/SMP pada sektor informal, hingga dampak disrupsi teknologi, AI, globalisasi, dan dinamika geopolitik.
“Visi kami adalah menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, produktif, dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, strategi yang kami lakukan mencakup transformasi sistem informasi pasar kerja berbasis online system (SIAPkerja), pemetaan industri potensial, hingga program pelatihan berbasis Training Needs Analysis (TNA),” jelas Irwan.
Dewi Eva menambahkan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam mendorong kesiapan tenaga kerja di era digital. “Kami juga memperkuat peran pengantar kerja di daerah, agar kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan perkembangan industri dan peluang pasar,” terangnya.
Peran Kemnaker dalam Ciptakan SDM Kompeten
Kemnaker menekankan bahwa penciptaan sumber daya manusia (SDM) kompeten menjadi kunci daya saing Indonesia di pasar kerja global. Meski tantangan terbesar masih terletak pada kualitas SDM, pemerintah mendorong penguatan pelatihan vokasi melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
“Harapannya, lulusan pelatihan vokasi dapat memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri sesuai kompetensi yang dimiliki, sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan global,” terang Dewi Eva.
Antusiasme Mahasiswa FISIP UNAIR

Ketua Pelaksana, Avrilanda Olive Firdaussy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program unggulan PKM BEM FISIP UNAIR. Ia menegaskan, pemilihan Kemnaker sebagai tujuan pertama Company Visit bukan tanpa alasan.
“Kami ingin mahasiswa FISIP UNAIR mendapatkan wawasan langsung yang relevan dengan dunia kerja, khususnya terkait isu-isu ketenagakerjaan. Dari sini, kami bisa belajar banyak tentang tantangan dan solusi yang ditawarkan pemerintah,” ujarnya.
Harapan Keberlanjutan Program
Avrilanda berharap Company Visit tidak berhenti pada tahun ini saja, melainkan menjadi agenda rutin yang dapat diperluas ke berbagai institusi strategis lainnya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut agar fungsionaris BEM FISIP UNAIR semakin termotivasi untuk mengembangkan diri. Bekal wawasan yang didapatkan hari ini sangat penting untuk persiapan jenjang karir di masa depan,” tambahnya.
Dengan semangat sinergi dan pembelajaran berkelanjutan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi BEM FISIP UNAIR dalam membekali mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis.(*)
Penulis: Nafiesa Zahra
Editor: Khefti Al Mawalia





