UNAIR NEWS – BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR) menjalin kolaborasi tingkat internasional dengan Majlis Perwakilan Pelajar (MPP) Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia. Kolaborasi itu dengan mengadakan kegiatan sharing session dan campus tour pada Rabu (22/02/2023).
Kegiatan kunjungan MPP UNISZA ke UNAIR tersebut merupakan salah satu agenda tujuan ke di Indonesia. BEM FISIP UNAIR menjadi salah satu titik tujuan kunjungan yang dilaksanakan pada dua kota yaitu Surabaya dan Yogyakarta.
Kunjungan itu dibuka oleh Sulikah Asmorowati SSos MDEVSt PhD selaku Wakil Dekan II FISIP UNAIR dan Dr Suyatno Ladiqi dari UNISZA. Kunjungan persahabatan tersebut dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan Malaysia, sharing session, kunjungan ke Museum Etnografi dan Kematian FISIP dan campus tour.
“Kunjungan kali ini kami harap bisa membuka kerja sama dan memberikan kesan yang baik bagi MPP UNISZA. Karena bagi kami sebuah kehormatan bisa menyambut rekan-rekan mahasiswa dari Malaysia untuk berdiskusi dan berkunjung ke kampus kami tercinta,” jelas Aulia Thaariq Akbar selaku Presiden BEM FISIP UNAIR.
Buka Peluang Kerja Sama
Kunjungan itu menjadi ajang BEM FISIP UNAIR dan MPP UNISZA untuk saling terkoneksi memulai inovasi baru. “Kami ingin mengajak BEM FISIP UNAIR untuk bisa berkolaborasi pada beberapa program kerja internasional yang akan kami laksanakan berupa kompetisi bagi mahasiswa. Kami juga mengajak pihak BEM FISIP UNAIR untuk bisa menjadi delegasi Indonesia dari kompetisi tersebut,” jelas Muhammad Al Iman Bin Zaidi selaku Wakil Ketua MPP UNISZA.
Kuatkan Koneksi
Selain itu, kedua belah pihak sepakat menjadikan pertemuan pertama itu bukan menjadi pertemuan terkahir. Pertemuan itu diharapkan mampu menjadi titik untuk memulai kerja sama secara lebih intens, baik dari pihak UNAIR dan UNISZA.
“Peluang kali ini kami harap bisa menjadi poin awal untuk menjalin kerjasama dalam cakupan internasional bagi para mahasiswa untuk bisa menggali kesempatan baru, khususnya dalam mengembangkan kompetensi,” pungkas Atha. (*)
Penulis : Satriyani Dewi Astuti
Editor: Binti Q. Masruroh





