Universitas Airlangga Official Website

BEM FKM Beri Edukasi Pengelolaan Sampah pada Masyarakat lewat TIKKOPH

Dokumentasi kegiatan Tikkoph FKM UNAIR (Foto: panitia)
Dokumentasi kegiatan Tikkoph FKM UNAIR (Foto: panitia)

UNAIR NEWS – Semangat edukasi dan aksi nyata kembali hadir dalam kegiatan TIKKOPH 2025 (Tim Komunikasi of Public Health). TIKKOPH telah memasuki rangkaian acara ketiganya yang bertajuk Show and Tell. Acara ini diselenggarakan pada Minggu (20/7/2025) di Balai RW 08 Sutorejo Indah, Surabaya, dengan melibatkan anak-anak sebagai peserta utama dalam kegiatan praktik memilah sampah.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sesi pemberian materi yang telah dilaksanakan sebelumnya dalam program Create Smart Generation (CSG). Jika sebelumnya peserta mendapatkan pemahaman secara teori, maka dalam Show and Tell, mereka diajak langsung untuk mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari.

Acara dimulai sejak pagi hari dengan sesi registrasi peserta, yang disambut hangat oleh panitia. Setelah registrasi, peserta diberikan pengulangan materi singkat sebagai bentuk penyegaran sebelum memasuki sesi praktik. Kegiatan pun dilanjutkan dengan ice breaking seru yang mencairkan suasana dan membangun semangat kebersamaan di antara anak-anak.

Sesi kegiatan praktik pemilahan sampah (Foto: panitia)
Sesi kegiatan praktik pemilahan sampah (Foto: panitia)

Puncak acara adalah praktik memilah sampah menjadi tiga kategori utama: organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Dengan pendampingan dari tim TIKKOPH, peserta diajak mengenali jenis-jenis sampah melalui simulasi langsung, dan diberi kesempatan untuk memilah serta menempatkan sampah pada tempat yang sesuai. Sebelumnya, peserta juga telah mengisi pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, dan post-test setelah praktik untuk melihat peningkatan pemahaman mereka.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bisa mengajarkan anak-anak sejak dini tentang pentingnya memilah sampah. Harapannya, kebiasaan ini bisa terbawa sampai dewasa dan berdampak baik bagi lingkungan,” ujar Ketua Ibu PKK RW 08 Sutorejo Indah dalam sambutannya.

Senada dengan itu, Ketua Pelaksana TIKKOPH 2025, Ollyvia, menambahkan, “Show and Tell ini bukan hanya ajang praktik, tapi juga pembuktian bahwa edukasi lingkungan bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan. Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu, tapi juga bisa melakukan.”

Menjelang akhir kegiatan, beberapa peserta menyampaikan kesan dan pesan mereka, yang didominasi oleh antusiasme dan rasa senang karena bisa belajar sambil bermain. Kegiatan ditutup dengan pembagian souvenir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif anak-anak dalam kegiatan edukatif ini.

Kegiatan Show and Tell ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi lingkungan bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan, aplikatif, dan bermakna bagi generasi muda. TIKKOPH 2025 akan kembali dengan rangkaian acara terakhir yang tak kalah seru dalam waktu dekat.

Penulis: Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM FKM UNAIR 2025

Editor: Yulia Rohmawati