Universitas Airlangga Official Website

BEM FKM UNAIR Gelar Donor Darah bagi Masyarakat Umum

FOTO Peserta melakukan cek kesehatan sebelum donor darah. (Foto: istimewa)
FOTO Peserta melakukan cek kesehatan sebelum donor darah. (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Kegiatan sosial donor darah kembali digelar oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM FKM UNAIR pada Jumat (9/5/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Soemarto Fakultas Kesehatan Masyarakat itu terbuka untuk masyarakat umum. Dalam pelaksanaannya, BEM FKM UNAIR bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya.

Rizka Shabrina Ariesty, penanggung jawab kegiatan tersebut mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan donor darah tersebut adalah untuk mewadahi civitas akademika UNAIR dalam melakukan transfusi darah bagi orang yang membutuhkan. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut juga dapat menumbuhkan kepedulian dan kesadaran kepada sesama. Lebih lanjut, ia juga menyebut bahwa kegiatan itu merupakan bentuk nyata perwujudan SDG’s.

“Nah, tidak lupa kegiatan donor darah ini juga bertujuan untuk mendukung implementasi Sdgs poin ketiga, yaitu Good Health and Well-being,” ungkapnya.

Rizka juga mengatakan bahwa donor darah tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Ia menyebut bahwa di tahun sebelumnya, peserta donor darah hanya menyasar civitas akademika UNAIR saja. Akan tetapi, sasaran donor darah tahun ini makin meluas yakni meliputi masyarakat umum baik dari UNAIR maupun luar UNAIR.

“Donor darah tahun lalu untuk orang UNAIR saja, tetapi tahun ini masyarakat umum yang memenuhi syarat dondar juga dapat mendaftar,” tuturnya.

Rizka menerangkan bahwa sebelum melakukan donor darah, seluruh peserta yang telah registrasi perlu melakukan cek kesehatan untuk memastikan mereka dapat mendonorkan darahnya. Ia mengungkapkan cek kesehatan yang dilakukan meliputi cek Hb, cek golongan darah dan lainnya. 

“Cek kesehatan bukan yang spesifik dan rinci tetapi seperti cek Hb dan golongan darah untuk menjadi penentu apakah pendaftar bisa lanjut donor darah atau tidak. Peserta yang Hb-nya kurang dari 12,5 gr/dl tidak dapat melakukan donor,” ujarnya. 

Rizka juga menyebutkan bahwa dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa peserta yang sebelumnya telah mendaftar donor darah tetapi tidak hadir saat hari pelaksanaan. Menurutnya, salah satu alasannya adalah karena persyaratan donor darah yang tidak terpenuhi.

“Itu disebabkan karena beberapa faktor. Salah satunya karena dari persyaratan donor darah sendiri, bagi peserta wanita yang sedang haid dianjurkan untuk tidak ikut. Nah, waktu Hari-H beberapa dari peserta wanita ternyata sedang haid, jadi tidak hadir,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal itu, Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM FKM UNAIR membuka pendaftaran on the spot. Hal itu untuk memfasilitasi peserta yang tidak sempat mendaftar. Rizka mengaku bahwa antusiasme pendaftar cukup tinggi terutama dari mahasiswa FKM. “Alhamdulillah sangat antusias karena kebanyakan pendaftar memang dari FKM,” tambahnya.

Penulis: Septy Dwi Bahari Putri

Editor: Khefti Al Mawalia