Universitas Airlangga Official Website

BEM FKp UNAIR Gelar Sekolah Pengkaderan

Rizaldy Kurniawan saat Menyampaikan Materinya dalam Gelaran Sekolah Pengkaderan pada Sabtu (10/6/2023) (Foto: Dok. Panitia)

UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keperawatan (FKP) Universitas Airlangga (UNAIR) Menggelar Sekolah Pengkaderan 2023. Kegiatan tersebut terselenggara pada Sabtu (10/6/2023) di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Kampus MERR-C UNAIR. 

Yumna Raihanatu, dalam sambutannya  mengungkapkan bahwa Sekolah Pengkaderan  merupakan salah satu program dari Departemen KPSDM yang ada di BEM FKp UNAIR. Ia juga menekankan bahwa antara panitia harus memiliki visi dan misi yang sama. 

“Sebagai pengkader di Mitosis 2023, kita harus mempunyai satu visi dan misi yang sama. Dengan demikian, kita bisa saling mensinergikan hubungan antara satu individu dengan individu yang lain demi kesuksesan Mitosis 2023,” ungkap Yumna. 

Selanjutnya, Rizky Ardyan Eka Putra selaku Ketua BEM FKp UNAIR turut mengungkapkan tujuan serta manfaat dari gelaran ini. 

“Kegiatan ini sangat penting untuk mengembangkan keahlian dari peserta. Terlebih mereka sebagai panitia mitosis yang nanti akan mengkader adik-adik mahasiswa baru tahun 2023. Ilmu-ilmu yang disampaikan diterima dan diterapkan pada maba 2023 nanti,” tuturnya. 

Kegiatan yang mengusung tema Menciptakan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa yang Intelektual, Inovatif dan Loyal Melalui Pengkaderan di Era Milenial  tersebut turut menghadirkan Rizaldy Kurniawan sebagai narasumbernya. 

Memiliki pengalaman menjadi KOC Amerta UNAIR tahun 2022 lalu, Rizaldy dalam pemaparannya menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian saat membuat sebuah acara maupun kegiatan.

“Sebuah program kegiatan harus punya landasan berpikir yang kuat, relevan dan efisien.  Membuat acara berdasarkan pada hal apa yang akan diadakan, bagaimana caranya, apa yang diinginkan dan apa yang harus dilakukan. Setiap acara harus punya visi besar yang menyatukan semua orang dalam satu kegiatan yang bernama mitosis,” ungkapnya.

Dalam mencapai visi yang besar, lanjutnya, harus melalui tahapan-tahapan seperti  observasi, formulasi dan juga implementasi.

Mengenal Pendekatan Kaderisasi

Menurut Rizaldy, Kaderisasi bertujuan untuk melakukan adaptasi pemikiran dan  sikap mahasiswa. Ospek selayaknya menjadi sarana untuk memperkenalkan dan membiasakan pola hidup mahasiswa terutama saat berada di lingkungan kampus.

“Tidak hanya sekadar memberitahu apa saja yang ada di dalam kampus, tapi juga kebiasaan-kebiasaannya dan pendidikan karakter di mana ada nilai nilai yang perlu penerapan,” ucapnya. 

Ia selanjutnya juga mengungkap jika panitia masa orientasi kampus harus bisa lebih memahami dan lebih mengamalkan nilai-nilai dan karakter seperti apa yang ingin diturunkan kepada para terkader. 

Penulis: Tia Restutika

Editor: Nuri Hermawan