Universitas Airlangga Official Website

BEM UNAIR Gelar Mentoring Beasiswa Vol. 2, Optimalkan Peluang Raih Beasiswa

Pelaksanaan Mentoring Beasiswa Vol. 2 UNAIR melalui Zoom Meeting pada Minggu (14/9/2025) (Foto: penulis).
Pelaksanaan Mentoring Beasiswa Vol. 2 UNAIR melalui Zoom Meeting pada Minggu (14/9/2025) (Foto: penulis).

UNAIR NEWS – Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (ADKESMA) BEM Universitas Airlangga menggelar Mentoring Beasiswa Vol. 2 pada Minggu (14/9/2025) melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, Rava Adistya Hanum, awardee Glow and Lovely Bintang Beasiswa Batch 8, dan Ridhwan Fadly Saputra, awardee Discover NUS Programme serta Google Student Ambassador. Mereka membagikan pengalaman strategi meraih beasiswa. Puluhan mahasiswa UNAIR dari berbagai fakultas mengikuti sesi tanya jawab antusias.

Kupas Tuntas Glow and Lovely Bintang Beasiswa

Rava Adistya Hanum membuka sesi dengan memperkenalkan program Glow and Lovely Bintang Beasiswa. Program ini mendukung akses pendidikan bagi perempuan muda Indonesia berprestasi. Ia menekankan pentingnya persiapan sejak awal, mulai dari pengisian formulir, seleksi berkas, hingga tahap wawancara. “Mulai dari essay hingga wawancara, setiap langkah harus dipersiapkan matang. Jangan hanya fokus pada prestasi, tunjukkan kontribusi dan rencana masa depan,” ujar Rava.

Rava memaparkan lima poin penting dalam penulisan essay, seperti menjelaskan hobi, profesi impian, pengalaman selama SMA, rencana perkuliahan, dan dukungan lingkungan. Ia juga membagikan tips wawancara. Reva mengajak para peserta menyiapkan mental, membuat first impression, dan praktik menjawab pertanyaan dengan struktur jelas. “Percaya diri, persiapkan semua detail, dan lakukan afirmasi positif sebelum wawancara,” tambahnya. Peserta juga diminta mencatat pengalaman serta prestasi relevan agar mudah dikaitkan dengan essay dan jawaban wawancara.

Penyampaian materi oleh Ridhwan Fadly Saputra tentang strategi meraih beasiswa internasional (Foto: penulis).
Strategi Meraih Beasiswa Internasional dari Fadly

Fadly membagikan pengalaman mengikuti Discover NUS Programme dan berbagai program beasiswa lainnya, termasuk Djarum Beasiswa Plus dan Beasiswa Karya Salemba Empat. Ia menekankan pentingnya memahami diri sendiri. Mulai dari refleksi, pengenalan kekuatan dan kelemahan, hingga menentukan visi dan misi jangka panjang. “Beasiswa bukan sekadar hadiah. Ini cerminan kemampuan dan kontribusi. Fokus pada impact, bukan hanya prestasi,” jelas Fadly. Ia menyoroti strategi penulisan essay dengan framework Why Me, Why This, Why Now, Challenge, Growth, dan Contribution. Ia juga memberikan tips menghadapi wawancara dengan body language tepat dan jawaban realistis.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan wawasan dan motivasi dari kedua narasumber. Mereka dapat mempersiapkan diri menghadapi seleksi beasiswa, meningkatkan kemampuan, dan memaksimalkan peluang di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa berbagi pengalaman dan membangun jaringan bermanfaat calon awardee.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto