Universitas Airlangga Official Website

Berawal dari Hobi, Verani Juarai Cipta Puisi Tingkat Nasional

Verani Rayya Widyastuti, Juara 2 Lomba Cipta Opini, Puisi dan Cerpen Kategori Cipta Puisi Forum Mahasiswa Bidik Misi Universitas Negeri Malang (Foto: Verani Rayya Widyastuti)
Verani Rayya Widyastuti, Juara 2 Lomba Cipta Opini, Puisi dan Cerpen Kategori Cipta Puisi Forum Mahasiswa Bidik Misi Universitas Negeri Malang (Foto: Verani Rayya Widyastuti)

UNAIR NEWS – Verani Rayya Widyastuti Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR, menjadi juara dua tingkat nasional Kategori Lomba Cipta Puisi dalam Kompetisi Cipta Puisi, Opini, dan Cerpen. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Bidik Misi Universitas Negeri Malang. Kompetisi tersebut dilaksanakan pada bulan Juli 2024 secara daring. Verani menerima penghargaan atas prestasinya tersebut secara daring pada Minggu (10/8/2024). Seluruh tahapan perlombaan juga terlaksana secara daring.

Verani Mengatakan, bahwa mengikuti lomba adalah hobi dan kebiasaan yang ia lakukan sedari duduk di bangku Sekolah Dasar. “Jadi ikut lomba ini ya karena hobi dan memang pengin aja. Hitung-hitung juga nambah prestasi, selagi masih bisa”, ucapnya.

Di tengah perkuliahan gasal yang terbilang masih padat dengan jadwal akademik, Verani tetap menyisakan waktu untuk menyempatkan mengikuti lomba. “Sebenarnya kalau dibilang nggak terlalu sibuk itu ya, tetap ada kesibukan. Cuma kalau buat lomba selalu ada waktu sih. Lebih tepatnya disempatkan sih, berhubung ikut lomba juga salah satu dari hobi aku,” tutur Verani. 

Verani menegaskan bahwa dari ketiga kategori lomba yang ia ikuti, ia merasa cukup kompeten untuk mengikuti ketiganya. Verani memutuskan untuk mengikuti lomba puisi karena merasa memiliki banyak pengalaman di cipta puisi. Dengan beberapa pengalaman yang ia miliki, Verani juga menjadi paham mengenai aturan penulisan puisi, gaya serta membuat puisi yang indah.

“Sebenarnya saya ada beberapa kali pengalaman di lomba opini, puisi, dan cerpen. Nah berhubung pendaftaran lombanya ada biayanya, jadi saya memutuskan untuk ikut satu kategori saja. Dari pengalamanku sebelumnya tentang cipta puisi, aku jadi tahu tentang trik-triknya biar menang,” ucapnya.

Sebagai mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada dunia akademik, Verani juga sempat mengalami beberapa kendala. Misalnya, kegiatan lomba yang bersamaan dengan kegiatan magang yang juga ia ikuti, dan waktu pengumpulan karya yang terbatas.

“Karena aku ada magang, dan magangku itu ada proker (re: program kerja) yang cukup besar. Jadi, aku lumayan susah buat bagi waktunya. Selain itu, aku juga baru tahu lomba ini h-1 atau h-2 penutupan, tapi alhamdulillah-nya masih terkejar,” ujar Verani.

“Dulu aku nggak bisa melakukan semua hal yang ternyata aku bisa bahkan sampai jadi juara. Tapi karena aku mau mencoba, di situlah aku mulai menemukan bakat dan kepuasan baru,” pungkasnya di akhir. 

Penulis: Zahwa Najiba Putri Malika

Editor: Yulia Rohmawati