n

Universitas Airlangga Official Website

“Berbagi Inspirasi untuk Indonesia Berprestasi” Berlangsung Sukses di UNAIR

inspirasi
SUASANA acara “Berbagi Inspirasi untuk Indonesia Berprestasi” yang diselenggarakan oleh PT Astra Internasional di gedung Airlangga Convention Center (ACC) Universitas Airlangga, Kamis (30/11). (Foto: Bambang Bes)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga Surabaya dipilih oleh PT Astra International Tbk sebagai salah satu dari lima kota di Indonesia sebagai tempat diselenggarakannya talkshow “Berbagi Inspirasi untuk Indonesia Berprestasi”.

Acara berbagi inspirasi yang menghadirkan Ketua Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief, MA., Ph.D ini dilaksanakan di gedung Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C UNAIR, Kamis (30/11). Hadir dalam acara ini antara lain Sekretaris Universitas Airlangga Drs. Koko Srimulyo, M.Si., Deputy General Manager Public Relations Department Astra Boy Kelana Soebroto, perwakilan Pemprov Jatim, pejabat Astra, dosen pembina dan ratusan mahasiswa UNAIR.

Menurut Boy Kelana Soebroto, empat kota di Indonesia tempat diadakan acara serupa ini adalah Malang, Jogyakarta, Medan, dan Balikpapan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka 60 tahun perjalanan PT Astra International. Apalagi Astra juga sudah punya lingkungan kampung binaan (festival kampung) di Kota Surabaya, yaitu di Keputih, Kec. Sukolilo.

”Itu merupakan satu dari 71 kampung di 34 provinsi di Indonesia yang kami berikan pembinaan dan implementasi mengenai kesehatan, pendidikan, dan kewirausahaan,” kata Boy dalam sambutannya.

Sekretaris Universitas Airlangga Drs. Koko Srimulyo, M.Si dalam awal sambutannya menjelaskan makna dipilihnya slogan Exellence Whit Morality di UNAIR, yang antara lain berangkat dari keprihatinan atas situasi dan keadaan di masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kasus hukum, korupsi, dan kriminalitas.

”UNAIR ingin menyiapkan sarjana lulusannya dengan memiliki kekuatan moralitas yang baik. Moral ini sangat kita butuhkan untuk ikut serta memberikan kontribusi pada pembangunan negeri ini,” kata dosen FISIP UNAIR itu.

Koko Srimulyo menilai, bahwa Presiden membentuk UKP-PIP tersebut juga sangat tepat. Sebab sejak reformasi dan persoalan nilai-nilai Pancasila jarang dibicarakan, maka tidak sedikit masyarakat yang hanya bisa mengingat saja, bahkan ada yang sudah tidak hafal lagi tentang kelima Sila Pancasila. Kemudian anak-anak muda banyak yang belum mengetahui secara dalam tentang nilai-nilai Pancasila.

”Apalagi di era globalisasi sekarang, dimana kompetisi semakin kuat. Sehingga jika pelaku kompetisi itu tidak dilandasi nilai-nilai yang ada dalam Pancasila, bisa saja yang terjadi adalah jegal-jegalan. Sedangkan jika dilandasi dengan nilai-nilai Pancasila, saya yakin keharmonisanlah yang akan terjadi. Sehingga pembinaan kembali ideologi Pancasila sangat penting,” kata Pak Koko, sapaan akrabnya.

Dalam acara tersebut dihadirkan tiga nara sumber yang memberikan sharing untuk mahasiswa. Mereka adalah Lintang Pandu Pratiwi, penulis buku asal Kota Batu, Malang Raya, sebagai satu dari 72 orang yang terpilih sebagai ikon berprestasi pilihan UKP-PIP.

Kemudian Dirut PT MaxZer Hadi Apriliawan. Pria asal Banyuwangi anak seorang peternak kecil ini setelah berinovasi akhirnya sampai bisa mendirikan perusahaan sterilisasi susu sapi. Kemudian juga ditampilkan peraih juara Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 dari Universitas Muhammadiyah Malang. (*)

Penulis: Bambang Bes