n

Universitas Airlangga Official Website

Bertanggung Jawab pada Amanah, Husnul Jadi Wisudawan Terbaik

Husnul Muasyaroh wisudawan terbaik jenjang S1 Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. (Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Amanah. Satu kata yang selalu melekat pada wisudawan terbaik jenjang S1 Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Husnul Muasyaroh. Ia berasumsi bahwa proses belajar di bangku kuliah harus dijalani dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

“Sebab itu amanah dari kedua orang tua, dari pemerintah selaku pemberi beasiswa, dan dari Allah SWT. Itulah yang menjadi motivasi saya untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh,’’ ujar wisudawan yang akrab disapa Husnul. “Sebagai mahasiswa penerima bidikmisi, saya bertekad tidak akan mengecewakan para pemberi amanah tersebut,” imbuhnya.

Perihal hasil skripsi, wisudawan kelahiran Madura itu mengangkat judul penelitian “Pengaruh Penggunaan Information and Communications Technology (ICT) dengan Tujuan Akademik dan Non-Akademik terhadap Kemampuan Self Regulated Learning pada Mahasiswa”. Judul tersebut diangkat karena melihat fenomena yang terjadi pada mahasiswa. Baginya, mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam mengatur jadwal kegiatan belajarnya.

Fenomena lain, imbuhnya, yakni keberadaan teknologi sedikit banyak telah menjadi bagian dari gaya hidup para mahasiswa. Untuk itu, ia tertarik mengetahui sejauh mana penggunaan perangkat-perangkat ICT yang digunakan oleh mahasiwa dapat berpengaruh terhadap kemampuan self regulated learning-nya.

“Ibarat uang logam, perangkat ITC punya dua sisi. Sisi positifnya perangkat ICT dapat memudahkan proses belajar mahasiswa. Namun sisi negatifnya, ICT dapat menjadi distraktor digital yang dapat menghambat proses belajar mahasiswa,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai strategi khusus dalam meraih gelar wisudawan terbaik. Husnul tidak pernah menargetkan hal tersebut. Menuruntnya, masa kuliah dihabiskan dengan mengikuti berbagai kegiatan mulai dari organisasi, magang, lomba, konferensi hingga pengabdian.

“Saya mengibaratkan kuliah seperti pintu kemana saja milik Doraemon. Pintu yang ketika dibuka banyak hal baru yang menakjubkan,” tutur Husnul.

Baginya, kuliah memberikan banyak pilihan untuk mengembangkan dan mengaktualisasi diri. “Kontribusi nyata tidak hanya berhenti pada sebuah penghargaan tetapi bagaimana ilmu yang didapat bermanfaat bagi orang lain,” pungkas Husnul.

Penulis: Tunjung Senja Widuri

Editor: Nuri Hermawan