n

Universitas Airlangga Official Website

Besok, Tiga Guru Besar UNAIR Bakal Diskusi Tentang Ekonomi Global

global
Gelar Inovasi Guru Besar. (Dok. Alifian Sukma)

UNAIR NEWS – Tiga Guru Besar Universitas Airlangga dari disiplin ilmu yang berbeda bakal mendiskusikan persolan ekonomi global. Ketiganya, bakal melakukan diskusi dalam acara Gelar Inovasi Guru Besar dengan tema “Formula Menghadapi Revolusi Ekonomi Global di Era Kekinian”. Acara yang dihelat di Aula Selasar Kantor Manajemen Kampus C UNAIR itu, bakal berlangsung pada Kamis, 2 November,  besok.

Ketiga guru besar itu adalah Prof. Dr. Bagong Suyanto, M.Si., Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prof. Dr. Suyanto, M.Si., Psikolog., Guru Besar Fakultas Psikologi, dan Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Mengenai agenda yang rutin digelar oleh Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR itu,  Dr. Suko Widodo selaku Ketua PIH mengatakan bahwa Gelar Inovasi Guru Besar merupakan gebrakan UNAIR untuk menggelorakan pemikiran guru besar yang dimiliki. Dengan menggelar acara tersebut, Suko berharap pemikiran-pemikiran yang dimiliki guru besar UNAIR mampu memecahkan berbagai persoalan. Utamanya, permasalahan yang terkait dengan isu-isu terkini.

“Ini upaya kami untuk menghadirkan pemikiran guru besar sebagai salah satu solusi permasalahan yang ada di masyarakat,” tegas Suko.

Mengenai tema yang diusung, beberapa guru besar memiliki tanggapan yang berbeda. Dihubungi via telepon, Prof. Suryanto selaku pemateri mengatakan, untuk menapaki globalisasi modal sosial sangat dibutuhkan.

“Karena bagaimanapun yang terjadi dalam dunia ekonomi politik dan konspirasi, modal sosial butuh kerja sama, saling percaya, dan organisasi saling melindunggi,” terangnya.

Berbeda dengan Suryanto, Prof. Bagong mengatakan, rencannya ia bakal mengulas lebih dalam mengenai dampak perubahan global pada masyarakat miskin di Indonesia.

“Bagaimana nasib potret-potret kecil masyarakat miskin dan globalisasi perekonomian serta neokoloniaslisme baru yang bakal banyak saya bahas,” terangnya.

Mengundang lebih dari 100 peserta, diskusi tersebut rencananya akan disiarkan secara langsung oleh salah satu televisi swasta. (*)

Penulis : Nuri Hermawan

Editor : Binti Q. Masruroh