Universitas Airlangga Official Website

BPJS dan UNAIR Gelar Studium Generale Penguatan Ekosistem Jaminan Sosial melalui Pendidikan

Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi tuan rumah acara grand launching Penguatan Ekosistem Jaminan Sosial melalui Pendidikan (Foto: Istimewa)
Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi tuan rumah acara grand launching Penguatan Ekosistem Jaminan Sosial melalui Pendidikan (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi tuan rumah acara grand launching Penguatan Ekosistem Jaminan Sosial melalui Pendidikan. Rangkaian grand launching kurikulum penguatan ekosistem jaminan sosial tersebut juga diikuti dengan kegiatan studium generale. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (14/7/2025) di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C. Sesi studium generale menghadirkan tiga narasumber. Dua narasumber berasal dari pihak BPJS dan satu narasumber berasal dari pihak UNAIR.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjadi pemateri pertama yang membahas tentang seluk beluk BPJS Kesehatan dan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ali memaparkan beberapa poin, mulai dari fakta unik, wewenang, modal bisnis, hingga cakupan peserta JKN. 

Salah satu layanan yang disinggung oleh Ali adalah layanan i-Care JKN, aplikasi buatan BPJS Kesehatan yang memudahkan petugas medis menelusuri riwayat pelayanan kesehatan peserta JKN dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Ali juga menambahkan bahwa BPJS Kesehatan mendapat apresiasi dari mancanegara atas pengelolaan jaminan kesehatan di Indonesia. “Indonesia itu more ahead, lebih ke depan daripada pikiran orang tentang Indonesia,” ungkapnya.

Setelah itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, mengulas materi jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai fondasi kuat kesejahteraan menuju Indonesia emas 2045. Ia menjelaskan bahwa terdapat tantangan untuk mencapai mimpi Indonesia emas 2045. Yaitu Indonesia harus dapat lepas dari jebakan negara berpenghasilan rendah, pemanfaatan bonus demografi, dan pengentasan kemiskinan. 

Pramudya menyebutkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki jaminan sosial yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan sebagai fondasi kekuatan ekonomi dan produktivitas nasional. Jaminan sosial tersebut antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Materi terakhir berasal dari Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga, Endang Dewi Masithah. Ia menjelaskan situasi di UNAIR tentang pengelolaan BPJS dalam rangka muatan ekosistem jaminan sosial. “Kami akan menampilkan data-data kami yang siap bergotong royong untuk saling menolong, siap untuk penguatan ekosistem jaminan sosial melalui pendidikan,” ujarnya.

Mahasiswa menyambut antusias acara grand launching itu. Selain ilmu yang didapat, mahasiswa yang berani menjawab pertanyaan dari Ali akan mendapatkan hadiah berupa buku yang berjudul Roso Telo Dadi Duren, Biyen Gelo Saiki Keren. Buku tersebut berisikan tentang sejarah, tantangan, transformasi, dan masa depan BPJS Kesehatan.

Endang berharap kepada mahasiswa baru UNAIR yang hadir dalam acara itu untuk lebih memahami tentang BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. “Kepada adik-adik mahasiswa baru, harapannya nanti akan lebih memahami tentang BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan yang merupakan hak kalian ketika menjadi keluarga UNAIR,” ujarnya.

Penulis: Ahza Riga Falimbani

Editor: Yulia Rohmawati