Universitas Airlangga Official Website

Buka Akses Pasar Global, PMW UNAIR Gelar Sekolah Ekspor

UNAIR NEWS – Buka akses pasar global, Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar sekolah ekspor secara online via zoom meeting, Minggu (24/09/2023). Bekerja sama dengan Bea Cukai Gresik, Tim PMW berharap mahasiswa wirausaha dapat memahami proses eksportir.

Hadir dalam webinar itu, Eko Rudi H, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Gresik sebagai pemateri. Eko menjelaskan inti proses ekspor adalah mengeluarkan barang dari Indonesia ke luar negeri dengan melengkapi dokumen ekspor Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). 

“Kalau UMKM pada umumnya, yang saya temui mereka mengaku sudah melakukan ekspor dengan menitipkan barang. Nah ini belum sempurna,” ujarnya.

Sambungnya, Eko, mengatakan ekspor harus dilengkapi dengan dokumen. Hal itu karena berhubungan erat dengan masuknya devisa ke Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia.

“Pokoknya mindset pertama kalau ekspor harus melengkapi dokumen PEB,” tuturnya.

Tantangan Ekspor

Gambaran umum Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia menjadi tantangan utama proses ekspor produk. Jenis produk sederhana yang berkembang di Indonesia menjadi masalah utama dalam persaingan produk ekspor. Berkembangnya ekonomi digital menuntut UMKM memiliki literasi digital tidak hanya dalam skala lokal namun juga global.

“Yang menjadi tantangan lagi, produk di Indonesia ini banyak yang belum tersertifikasi. Sehingga penting teman-teman untuk segera melengkapi dokumen produk,” tutur Agus Prasetyo, Tim Klinik Bea Cukai Gresik, sebagai pemateri kedua.

Hal lain yang menjadi tantangan dalam UMKM adalah kontinuitas dalam mengenali mitra. Menurutnya, Agus, kerja sama dengan pihak bea cukai menjadi kunci UMKM dalam menemukan mitra yang legal.

“Setiap perusahaan bea cukai punya data legal mitra luar negeri. Nah sayangnya banyak UMKM yang kurang terpapar dan mencari mitra sendiri akhirnya terjadi penipuan,” terangnya.

Penulis: Rosita

Editor: Nuri Hermawan