UNAIR NEWS – Memasuki bulan kedua di tahun 2017, berbagai kunjungan dari SMA sederejat dari berbagai daerah di Indonesia mulai bertandang ke Universitas Airlangga. Kali ini, giliran SMA Negeri 1 Sedayu Gresik yang datang ke UNAIR untuk menerima berbagai informasi seputar dunia kampus dan berbagai jalur seleksi. Sebanyak 234 siswa dan 11 guru pendamping datang memenuhi Gedung Kahuripan lantai 3 Kampus C UNAIR, Rabu (1/2).
Acara diawali dengan sambutan Muh. Bashori, SPd., selaku koordinator BK SMAN 1 Sidayu. Dalam sambutannya, Bashori menuturkan bahwa dalam rangka menjalankan program tahunan yang berupa kunjungan kampus tersebut, pihaknya ingin mengenalkan anak didik kepada dunia kampus, utamanya UNAIR.
“Anak-anak ingin tahu bagaimana masuk di UNAIR baik melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, maupun mandiri. Rahasia-rahasia agar bisa nembus itu juga seperti apa,” tuturnya.
Seluruh rombongan diterima langsung oleh pihak Pusat Informasi dan Humas (PIH) dan Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR. Mewakili pihak PPMB UNAIR Ikhsan Rosyid, S.S., M.A., menyampaikan materi tentang prasyaratan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkhusus UNAIR. Pada saat presentasi, Ikhsan tak ketinggalan momen untuk mengajak bercanda para peserta kunjungan. Ikhsan yang juga dosen Ilmu Sejarah UNAIR menyindir perkara foto “alay” yang sering diunggah peserta sebagai salah satu prasyaratan yang wajib dipenuhi.
“Ada peserta disuruh unggah foto formal, malah yang diunggah foto dari atas, kalau tidak begitu model tahanan yang dari samping,” ujarnya sambil mempraktikan gerakan saat foto, sontak para siswa-siswi maupun guru ikut tertawa.
Selepas acara, tim UNAIR NEWS mencoba menanyakan kepada salah satu siswa tentang materi yang disampaikan. Rico Fahmi salah satu siswa yang duduk dibangku kelas 12 IPA 5 dengan sangat antusias memberikan komentar seputar informasi yang didapat.
“Seru banget pastinya, bisa tau banyak informasi tentang UNAIR dan penjelasannya tentang UKT yang memberi harapan kepada yang tidak mampu dalam segi ekonomi, tapi ya sulit buat keterima disini persyaratannya banyak ditambah harus bersaing sama teman sendiri,”. Tuturnya. “Harapannya semoga saya bisa keterima di UNAIR, karena sangat sesuai dengan bidang saya di jurusan IPA dan ditambah fasilitas yang memadahi di UNAIR ini,” tutup siswa yang kerap dipanggil Rico. (*)
Penulis: Arif Rahman Dwi Kusuma
Editor: Nuri Hermawan





