Universitas Airlangga Official Website

Career Webinar BEM FH UNAIR Bahas Personal Branding, CV, dan Interview Profesional

Pelaksanaan Career Webinar PSDM BEM FH UNAIR melalui Zoom Meeting pada Minggu (14/9/2025) (Foto: penulis).
Pelaksanaan Career Webinar PSDM BEM FH UNAIR melalui Zoom Meeting pada Minggu (14/9/2025) (Foto: penulis).

UNAIR NEWS – Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia BEM Fakultas Hukum Universitas Airlangga menggelar Career Webinar bertajuk Curriculum Vitae, Portofolio, dan Interview: Bekal Wajib Masuk Dunia Kerja pada Minggu (14/9/2025) melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan Dr M Al Rizqi SSi MSi, VP Content and Community Strategy ANOME.xyz sekaligus Founder ARGPT Trading Club, serta Hary Kuswanto HC Practitioner dan Career Coach.

Personal Branding dan CV sebagai Representasi Diri

Dr M Al Rizqi SSi MSi membuka sesi dengan menegaskan pentingnya personal branding. “Kalau orang tidak mengenalmu, maka kamu dianggap tidak penting. Itu sebabnya personal branding dibutuhkan,” ujarnya. Menurutnya, citra diri harus dibangun konsisten melalui media sosial dan platform profesional.

Ia mencontohkan akun pribadi yang fokus pada Web3 dan AI trading, serta figur lain yang sukses membangun branding di TikTok. Personal branding bukan sekadar popularitas, tetapi bagaimana orang lain mengenal dan mengingat kontribusi. Setiap orang juga perlu berhati-hati memilih kata dan konten di ruang publik karena jejak digital berdampak jangka panjang.

Selain itu, ia menekankan peran CV sebagai cerminan diri. Pada awal, sebaiknya CV pembuka singkat yang menarik, menampilkan pencapaian kuantitatif, serta fokus pada hasil, bukan daftar tugas. “Gunakan poin singkat, jelaskan keahlian utama, dan sesuaikan bidang kerja,” jelasnya. Ia juga menyarankan mahasiswa mulai menulis CV sejak dini meski belum punya pengalaman formal. Cara ini membantu terbiasa menyusun pencapaian secara sistematis dan terukur.

Strategi Interview Berbasis Kompetensi

Materi kedua oleh Hary Kuswanto yang menyoroti Competency Based Interview (CBI). Menurutnya, CBI menilai kemampuan kandidat berdasarkan pengalaman nyata, bukan jawaban hipotesis. Ia memaparkan empat jenis wawancara: psikolog, user, human capital, dan top management.

Fresh graduate perlu menghubungkan pengalaman organisasi atau magang dengan pertanyaan. Experienced hire harus menunjukkan profesionalitas dan kontrol diri,” paparnya. Ia juga mengenalkan teknik STAR (Situation, Task, Action, Result) untuk menjawab pertanyaan lebih jelas.

Melalui webinar ini, peserta memahami bahwa personal branding, CV kuat, dan penguasaan teknik wawancara adalah bekal penting masuk dunia kerja modern. Departemen PSDM BEM FH UNAIR berkomitmen menghadirkan program pengembangan karier berkelanjutan agar mahasiswa siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global dengan keyakinan, semangat, profesionalisme, kemampuan optimal, dedikasi menyeluruh, integritas, dan ketekunan.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto