Universitas Airlangga Official Website

CATALYST: Bersama Cranium Sehatkan Tlogosari

Salah satu tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 adalah menjamin kehidupan yang sehat serta mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia, termasuk kelompok ibu dan anak. Kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu indikator penting dalam menilai derajat kesehatan suatu negara. Kondisi kesehatan ibu dan anak yang kurang baik dapat berdampak pada kualitas hidup masyarakat serta berpotensi menurunkan produktivitas nasional. Dalam upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan oleh organisasi yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan ini selaras dengan tujuan SDGs poin ke-3 (Good Health and Well-Being) sebagai bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab mahasiswa kedokteran terhadap masyarakat.

CATALYST (Cranium’s Action to Aid Society through Educational and Medical Support) 2025 merupakan kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2023. Setelah pelaksanaan pre-event pada 19 April 2025 di tiga lokasi di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, kegiatan main-event dilaksanakan di Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada 12–15 Juli 2025 setelah melalui proses survei dan penentuan lokasi oleh panitia dan dosen pembimbing.

Pada 11 Juli dilaksanakan kegiatan pelepasan mahasiswa angkatan 2023 yang akan mengikuti bakti sosial CATALYST di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Acara ini diisi dengan sambutan dari ketua pelaksana CATALYST, ketua BEM KM FK Unair, dosen pembimbing, serta perwakilan kemahasiswaan. Keesokan harinya, 12 Juli pukul 06.00 WIB, seluruh mahasiswa berkumpul di lapangan setengah lingkaran FK Unair dan berangkat menuju Desa Tlogosari menggunakan 14 bus pada pukul 07.00 WIB. Perjalanan berlangsung sekitar 2–3 jam.

Setibanya di lokasi, panitia menuju rumah tinggal masing-masing sebelum menghadiri acara pembukaan di Balai Desa Tlogosari pada pukul 13.00 WIB yang dihadiri oleh panitia, dosen pembimbing, kepala desa, kepala puskesmas, dan perangkat desa. Setelah pembukaan, dilakukan kegiatan door to door dengan edukasi serta skrining risiko tuberkulosis kepada masyarakat, dilanjutkan dengan Tabligh Akbar pada malam hari.

Pada 13 Juli dilaksanakan berbagai kegiatan secara paralel, meliputi jalan sehat, MCU dewasa dan lansia bagi 195 peserta, seminar profesi kesehatan ternak, pembagian sembako, serta edukasi imunisasi dan seminar tuberkulosis bagi kader kesehatan. Hari ketiga diisi dengan seminar stunting, workshop MPASI dan KIA, pemeriksaan ANC bagi ibu hamil, serta cek tumbuh kembang anak. Kegiatan ditutup dengan malam keakraban seluruh angkatan. Pada 15 Juli dilaksanakan edukasi PHBS, isi piringku, bahaya merokok, dan HIV kepada siswa SD dan SMP, serta pemeriksaan visus, buta warna, dan kadar Hb sebelum seluruh panitia kembali ke Surabaya.

Penulis: Bening Syakirah Bachri