UNAIR Bedah Warung Warga Sekitar Kampus
Direktorat Kemahasiswaan UNAIR dan Kementerian Pengabdian Masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa UNAIR membedah warung warga.
Direktorat Kemahasiswaan UNAIR dan Kementerian Pengabdian Masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa UNAIR membedah warung warga.
Icha sapaan mahasiswa angkatan 2013 tersebut berangkat bersama rekan-rekan Urban Care Community untuk melakukan pengabdian masyarakat.
Prof. Dr. Makarim Wibisono dalam diskusi reboan bertajuk “Posisi Indonesia dan Peran ASEAN dalam Konflik Laut Cina Selatan”, Rabu (1/6).

Hasil kajian tersebut lolos dan meraih dana hibah dari Dirjen Dikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) tahun 2016.
South China Sea (LCS) is a strategic territory, if there is a dispute for it, it will bring negative effects for ASEAN countries.

Their study became a proposal for Students Creativity Program – Research Social Humanity (PKMP Soshum) entitled “Pengenyampingan Interaksi Sosial secara Langsung oleh Masyarakat sebagai Dampak Munculnya Jejaring Sosial (Medsos)”.
Started in 2015, the 2013 student known as Icha, with a group of Urban Care Community did a community service program.

The event was held in Hotel Kartika Chandra, Jakarta, on May 23 – 26, 2016.
The re-registration was held at the same time with CBT and PBT Statu University Admission Joint Selection (SBMPTN).
Rania Tasya Ifadha gadis berusia 15 tahun itu berhasil diterima pada program studi S-1 Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, UNAIR, tahun angkatan 2016.
Sebanyak 2.018 calon mahasiswa baru yang diterima melalui jalur (SNMPTN hadir untuk mengikuti registrasi ulang di Airlangga Convention Center.
The re-registration was held at the same time with CBT and PBT Statu University Admission Joint Selection (SBMPTN).