
Mahasiswa UNAIR Tawarkan Sampo Herbal “Bu Mamik” yang Ramah Lingkungan
Mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menawarkan produk shampo herbal “Bu Mamik”. Limbah pemakaiannya ramah lingkungan.

Mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menawarkan produk shampo herbal “Bu Mamik”. Limbah pemakaiannya ramah lingkungan.

Inovasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga menemukan bahwa pemberian serum katak muda berekor dapat menurunkan aktifitas sel kanker.

Mahasiswa FST Universitas Airlangga menginovasi limbah biji alpukat dan limbah kulit udang menjadi bioplastik: pengganti plastik yang ramah lingkungan.

Mahasiswa UNAIR menemukan antioksidan dari bunga Rosella yang bisa untuk mengatasi radikal bebas dalam tubuh akibat over pemakaian paracetamol.

KUTEKS dari bahan alami rumput laut, mempunyai keunggulan bebas bahan kimia, diyakini mampu menembus pasar. Inilah kreativitas mahasiswa FPK UNAIR.

Mahasiswa FST UNAIR menemukan bahan yang dapat membantu mengatasi peradangan tulang rawan akibat degenerasi jaringan tulang atau Osteoarthritis

Indonesia sebagai negara maritim tentu memiliki garis pantai dengan hutan mangroove yang luas. Sayangnya masyarakat sekitar belum banyak memanfaatkan tumbuhan mangrooove. Salah satu dari jenis mangroove tersebut yaitu Bruguiera gymnorrhiza atau yang lebih dikenal sebagai buah lindur. Padahal seluruh bagian dari tumbuhan ini dapat dimanfaatkan termasuk buahnya yang mengandung karbohidrat yang lebih tinggi dari beras dan jagung.

Mahasiswa Fakultas Keperawatan UNAIR meneliti seberapa mengerti para mahasiswa atlet beladiri mengenai penanganan cedera angkle sprain (keseleo/terkilir).

Mahasiswa FPK UNAIR berhasil membuat inovasi kincir tenaga magnet (KTM) untuk tambak udang berkonsep free energy, ramah lingkungan dan menghemat 40% biaya

Mahasiswa Universitas Airlangga melakukan pembelajaran metode Good Parenting Communication Skill untuk menyampaikan pendidikan seks sejak dini kepada anak.

TERUSIK kebutuhan energi, mahasiswa UNAIR membuat pembangkit listrik free energy, zero emission dan portable. Alat ini lebih efisiensi penggunaan listrik.

Limbah karagenan dari pengolahan rumput laut diinovasi mahasiswa FPK UNAIR menjadi barang bernilai ekonomi dan penumbuh phytoplankton di tambak.