
Masyarakat Harus Cerdas Mengatur Pola Konsumsi
Bagong menawarkan solusi pendidikan konsumen yang kritis, supaya konsumen memikirkan ulang antara kebutuhan dan keinginan.

Bagong menawarkan solusi pendidikan konsumen yang kritis, supaya konsumen memikirkan ulang antara kebutuhan dan keinginan.

Perkembangan dunia radiologi terus berjalan. Dimulai dari penemuan sinar rontgen di Jerman pada tahun 1895, hingga munculnya sinar-X serta lahirnya inovasi selanjutnya berupa ultrasonografi pada tahun 1950. Upaya dan berbagai inovasi radiologi inilah yang menjadi konsen Prof. Bambang Soeprijanto, dr.,Sp.RAD., Guru Besar bidang Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang dikukuhkan pada Sabtu (8/7).

Dalam kreativitas mahasiswa UNAIR, lendir siput (Achatina sp) diinovasi menjadi surgical glue, solusi untuk operasi kebocoran jantung bayi.

Mahasiswa UNAIR sukses membuat alat deteksi dini gangguan “angin duduk” (Angina Pectoris), namanya i-Humble (Innovation Heart Monitoring Portable Device).

LIMBAH biji mangga yang melimpah dimanfaatkan mahasiswa UNAIR Banyuwangi dalam inovatifnya menjadi Craps Jenang Pelok (Capslok) yang lezat dan berkhasiat.

Tim mahasiswa UNAIR memanfaatkan bahan alam chitosan yang berasal dari cangkang kepiting atau udang untuk membantu peyembuhan glaukoma.

Lima mahasiswa FKM UNAIR berhasil memanfaatkan sisa ampas kulit apel manalagi untuk dijadikan teh yang berkhasiat bagi tubuh.

Penelitian mahasiswa FKH UNAIR menemukan wortel (Daucus carota L) sebagai bahan aditif pakan ayam broiler yang mampu meningkatkan berat badan ayam.

Mahasiswa UNAIR berhasil berinovasi membuat sabun cuci tangan dari biji pepaya yang dapat mencegah Infeksi Diare, Escherichia coli, “CARIPA”

Daun kenikir, selain sedap sebagai sayur, ekstraknya bermanfaat sebagai terapi kanker. Ini yang ditelit mahasiswa FK Universitas Airlangga Surabaya.

Hasil penelitiannya mahasiswa FKM UNAIR Jaminan Kesehatan Nasional cukup baik dan tidak menimbulkan ex ante moral hazard, artinya tetap berperilaku sehat.

Lima mahasiswa Universitas Airlangga berhasil melakukan inovasi: membuat membran dialyzer (membran untuk cuci darah) yang memiliki sifat antibakteri.