Universitas Airlangga Official Website

COP ASEA-UNINET di UNAIR Berhasil Desain Proposal Penelitian Kolaborasi Internasional

Beberapa di antara peserta International Community Outreach Program (COP): Life Below Water di Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR). (Foto: Nindita Naisela)

UNAIR NEWSInternational Community Outreach Program (COP): Life Below Water salah satu program gabungan konsorsium ASEA-UNINET telah dilaksanakan dengan begitu luar biasa di Universitas Airlangga (UNAIR). Program yang bertujuan untuk menyatukan antara social responsibility perguran tinggi dengan masyarakat, khususnya adalah masyarakat Jawa Timur

Social responsibility terkait dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 14 yakni Life Below Water itu resmi di tutup pada Jumat (20/12/19) di Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR).

Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih selaku Executive Director of Airlangga Global Engagement (AGE) menyebutkan bahwa program yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi yang melibatkan dosen serta mahasiswa itu, berhasil berjalan dengan dua kegiatan utama.

Pertama, kegiatan pengembangan masyarakat yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Lalu kedua, melibatkan para dosen untuk mendesain proposal kolaborasi internasional di bidang penelitian, antara dosen UNAIR dengan para dosen atau peneliti yang hadir dalam kegiatan COP.

Alhamdulilah dalam seminggu ini kami bisa melakukan desain untuk lebih dari sepuluh proposal, yaitu sekitar 15 proposal research antara dosen UNAIR dan dosen mitra yang hadir. Dan menghasilkan empat clustering yang utama di bidang marine dan fishery,” ungkap Prof Nyoman.

Empat pengelompokan utama di bidang kelautan dan perikanan, meliputi, Consumer Behaviour, lebih menekankan pada sosial dan ekonomi bisnis; Sustainainbility Development Goals, untuk bidang green industrial chemistry dan enviromental science yang terkait dengan water resources; bidang Marine oceanografi, Marine ecologi, dan Marine microbiology; dan Bioinorganic chemistry, Catalysis, Technology (melibatkan nanoteknologi).

Prof. Nyoman juga menekankan bahwa kedepan kegiatan itu tidak hanya berhenti di sini, namun dampak kepada masyarakat akan terus dilanjutkan tahun depan. Baik kolaborasi antar dosen dan partner universitas internasional, maupun para mahasiswa yang akan melaksanakan proposal tersebut dalam kegiatan yang akan datang.

Tak lupa, dalam kesempatan itu, Prof. Nyoman berharap dengan kegiatan ASEA-UNINET di Universitas Airlangga yang menjadi bagian dari anggota ASEA-UNINET, dapat menyumbangkan pemikiran bahwa sustainable development untuk bidang life below water itu merupakan bagian penting. Karena dalam kehidupan, air menjadi nilai yang sangat bermanfaat bagi seluruh manusia yang ada di dunia, khususnya untuk kesejahterakan mereka.

“Karena terkait dengan food security maupun juga lingkungan yang bersih, karena lingkungan yang bersih akan menghasilkan sumber natural resources dari marine bagi semua kehidupan masyarakat  di dunia ini,” ujarnya.

Kemudian, Prof. Nyoman juga menyampaikan bahwa ke depan diharapkan ASEA-UNINET dapat mengorganisasi kegiatan itu di UNAIR atau di perguruan tinggi partner lainnya. Yakni dengan program-program yang sudah dicanangkan, dari hasil seminggu kegiatan International Community Outreach Program (COP) di UNAIR. (*)

Penulis : Ulfah Mu’amarotul Hikmah

Editor : Binti Q Masruroh