UNAIR NEWS – Departemen Ilmu Politik Universitas Airlangga bekerja sama dengan Thammasat University dan Prince Songkla University. Kerja sama itu bertajuk Research Based Student Outbound mengenai pelaksanaan Pemilu di Thailand pada (11/06/2023) hingga (17/06/2023). Hadir dalam kegiatan tersebut mahasiswa Departemen Ilmu Politik UNAIR yang sudah melewati serangkaian seleksi berupa riset dan wawancara.
Student Outbound tersebut berlangsung di dua kota, yaitu Bangkok dan Pattani. Barieta, mahasiswa Ilmu Politik angkatan 2020 yang mengikuti kegiatan itu menuturkan terdapat beberapa kegiatan selama di Bangkok.
Beberapa kegiatan di antaranya City Tour, mengunjungi Thammasat University hingga diskusi bersama We Watch. We Watch sendiri, merupakan lembaga independen yang berperan dalam mengawasi pemilu dan menerima keluhan tentang kendala dan masalah pemilu di Thailand.
“Sedangkan di Kota Pattani kami mengunjungi dan tinggal di Prince Songkla University, wawancara dengan caleg dapil Pattani dengan berbagai latar belakang partai, menyaksikan dan meneliti pemilu Thailand secara langsung mulai dari datang ke TPS, mewawancarai pemilih, dan menyaksikan perhitungan suara, mempresentasikan hasil penelitian, hingga Field trip ke Mangrove,” tutur Reta.
Selain itu, Barieta menuturkan hal menarik ketika menyaksikan pemilu di Thailand yang mana pemilihan, pelaksanaan, hingga penyajiannya jauh berbeda di Indonesia. “Pemilihannya disilang tidak dicoblos seperti di Indonesia, jadi tricky karena masyarakat yang tidak tau bisa salah dan suaranya tidak sah. Selain itu ada pembatasan kampanye di media publik, quick count dari lembaga-lembaga swasta hingga ketertarikan anak muda di Thailand terhadap politik sedang naik banget”, tuturnya.
Pada akhir, Reta menyampaikan bahwa ia banyak belajar setelah mengikuti kegiatan outbound itu. “Program ini sangat menarik dan menghasilkan banyak sekali pengalaman dan pengetahuan menyenangkan,” tutupnya.
Penulis: Mentari
Editor: Nuri Hermawan





