UNAIR NEWS – Upaya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digalakkan melalui berbagai program pendampingan. Salah satunya, kegiatan pendampingan UMKM dalam digitalisasi dan branding produk yang dilaksanakan pada Minggu (25/1/2025) di Jalan Mundu, Desa Sebayi, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00–12.30 WIB ini menyasar UMKM Sempol Pentol Balap milik Ibu Nanik.
Pada kegiatan ini, pendampingan difokuskan pada pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung aktivitas usaha. Tim pendamping membantu pembuatan QRIS sebagai media pembayaran non-tunai. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan transaksi sekaligus menyesuaikan pola pembayaran konsumen yang semakin beralih ke sistem digital.
UMKM juga didampingi dalam penambahan lokasi usaha di Google Maps. Dengan tercantumnya lokasi di GMaps, pelanggan dapat lebih mudah menemukan tempat usaha, terutama bagi masyarakat yang baru pertama kali berkunjung. Digitalisasi ini menjadi langkah awal agar UMKM lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Tidak hanya pada aspek digitalisasi, pendampingan juga dilakukan pada penguatan branding produk. Tim pendamping membantu merancang logo serta menentukan nama UMKM yang lebih menarik dan mudah diingat. Identitas visual tersebut kemudian diaplikasikan dalam bentuk standing banner yang dipasang di pinggir jalan.
Keberadaan standing banner ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas usaha. Dengan tampilan yang lebih profesional dan mudah dikenali, diharapkan masyarakat dapat melihat lokasi usaha dari jarak jauh dan tertarik untuk melakukan pembelian.
Kegiatan pendampingan UMKM ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui upaya peningkatan pendapatan pelaku UMKM, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital dalam usaha kecil.
Melalui berbagai program pendampingan yang dilakukan, UMKM Sempol Pentol Balap milik Ibu Nanik diharapkan mampu meningkatkan penjualan dan daya saing. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendampingan sederhana namun tepat sasaran dapat memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan UMKM di tingkat lokal.





