Universitas Airlangga Official Website

Digitalisasi Ekonomi, Mahasiswa UNAIR Mendampingi Warga Desa Kemangi Menjadi Merchant

Mahasiswa BBK 7 Mengadakan Pelatihan Digitalisasi Kepada Warga Desa Kemangi, Kecamatan Bunga, Gresik di Balai Desa pada hari kamis (15/1/2026) (Foto: M.Fauzan Syamsuddin)
Mahasiswa BBK 7 Mengadakan Pelatihan Digitalisasi Kepada Warga Desa Kemangi, Kecamatan Bunga, Gresik di Balai Desa pada hari kamis (15/1/2026) (Foto: M.Fauzan Syamsuddin)

UNAIR NEWS – Dalam derasnya arus digitalisasi ekonomi, pentingnya urgensi  mengenalkan konsep “Merchant” kepada warga supaya memudahkan dalam transaksi dan memperluas pasar pada marketplace maupun e-commerce. Karena sudah menjadi hal umum bagi warga negara Indonesia untuk bertransaksi secara digital, utamanya menggunakan QRIS dan mendapatkan informasi melalui platform digital.

Merchant adalah penjual barang atau jasa, baik melalui toko fisik maupun toko online, pembayaran dilakukan secara cashless (non-tunai) yang umumnya dilakukan dalam bentuk pembayaran digital. Transaksi di Indonesia umumnya menggunakan QRIS yang dikelola oleh badan usaha pengembang sistem digital merchant seperti Gopay Merchant, Shopee Merchant, Grab Merchant, dll. Melalui aplikasi tersebut, segala transaksi menjadi mudah karena dapat dilakukan secara daring dan digital, namun apakah digitalisasi ini sudah merata di daerah-daerah di Indonesia?

Pada kesempatan kegiatan Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7, mahasiswa UNAIR melaksanakan program kerja “Pelatihan Transformasi Digital UMKM Desa Kemangi Berbasis Platform Digital” yang dilaksanakan di Balai Desa Kemangi, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik tanggal 15 Januari 2026.

Pelatihan Transformasi Digital UMKM Desa Kemangi Berbasis Platform Digital yang diselenggarakan oleh BBK 7 Universitas Airlangga dan dihadiri oleh pelaku-pelaku UMKM Desa Kemangi untuk mengikuti sosialisasi dan pendampingan warga desa Kemangi dalam mendaftarkan usaha di Google Maps, mendaftarkan usaha di Gopay Merchant dan Shopee Partner supaya dapat dibuatkan QRIS, serta mendampingi warga dalam mendaftarkan usaha di Gofood Merchant agar usaha makanan dan minuman warga Desa dapat muncul di marketplace Gofood.

Antusiasme warga dalam mengikuti program ini diwujudkan dengan keaktifan warga dalam bertanya dan mengikuti instruksi yang diberikan. Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga juga masih secara aktif mendampingi peserta dalam mengoptimalkan digitalisasi UMKM warga desa Kemangi.

Besar harapannya dengan diadakannya Pelatihan Transformasi Digital UMKM Desa Kemangi Berbasis Platform Digital, para pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing jualnya dengan memanfaatkan opportunity yang ada di era digital sebagai perwujudan SDG 8, Decent Work & Economic Growth. Hal ini juga merupakan komitmen dari Universitas Airlangga dalam mewujudkan program kampus berdampak dan tridharma perguruan tinggi.

Penulis: Reinand Ari Pratama