n

Universitas Airlangga Official Website

Dilakukan Paling Awal, 420 Poster PIMNAS Usai Dinilai, UNAIR Optimis

pimnas
DIANTARA tim juri poster PIMNAS Ke-30, busana kaos hitam, sedang melakukan penjurian. (Foto: Bambang Bes)

UNAIR NEWS – Sebanyak 420 buah poster karya inovasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di arena PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) Ke-30, tahun 2017 ini, selesai dinilai oleh para dewan juri, Kamis (24/8) pagi hingga siang hari tadi. Ini tidak biasanya penjurian poster dilakukan paling awal di PIMNAS. Biasanya dilakukan setelah penjurian presentasinya di ruang kelas.

”Semata-mata karena teknis saja, sebab poster ini digelar di arena terbuka, sehingga kalau penilaian dilakukan paling akhir, kawatir ada properti pameran poster yang hilang atau rusak, sehingga justru mengganggu penilaian,” kata seorang panitia asal Universitas Muslim Indonesia (UMI), tuan rumah PIMNAS tahun 2017 ini kepada unair.news.

pimnas
BEGINILAH lokasi lomba poster pada PIMNAS ke-30 tahun 2017 di halaman kampus UMI Makassar, Kamis (24/8) pagi. (Foto: Bambang Bes)

Benar juga, pasca juri selesai melakukan penilaian, para mahasiswa peserta PIMNAS segera mengemas semua properti penunjang yang dipajang dibawah papan posternya, sehingga yang tersisa tinggal posternya saja. Karena arena poster ini berada di lorong jalan beratap yang mengitari taman di kampus UMI. Tentu saja, diantara 420 poster tersebut, 11 judul poster diantaranya karya mahasiswa Universitas Airlangga yang lolos ke PIMNAS tahun ini.

Ketua kontingen PIMNAS UNAIR, Agus Widyantoro, SH., MH., semula mengkhawatirkan ada kemungkinan properti poster bisa hilang, seusai poster dipasang Rabu sore. Karena itu, segenap properti poster tim UNAIR baru ditata pada Kamis pagi sebelum penjurian. Demikian juga tim-tim lain, sebab terutama pada poster PKM-KC (karsa cipta) dan PKMT (penerapan teknologi) banyak yang memamerkan karya-karya inovasinya berupa benda prototipe.

”Kemarin kami juga khawatir, karenanya kami juga memasang properti dan membawa prototipe ini Kamis pagi,” kata seorang mahasiswa yang menjaga stand poster ITB Bandung.

Tim pendamping bidang poster PIMNAS UNAIR, Pulung Siswantara dan Kustiawan Tri Pursetyo, sama-sama yakin bahwa diantara sebelas poster karya PKM mahasiswa UNAIR ini ada yang meraih medali (juara), entah itu perunggu (juara III), perak (juara II), atau justru juara I (medali emas).

”Ada anggota tim juri yang mendatangi sampai dua kali di sebuah poster milik mahasiswa UNAIR, rupanya untuk lebih mengetahui secara detil, padahal lazimnya ya hanya sekali penjurian saja,” kata Kustiawan, dosen di Fakultas Perikanan dan Kelautan itu.

“Saya optimis ada poster kita yang kebagian juara, tradisinya begitu,” tambah Pulung, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR, di base camp tim UNAIR di aula Fak Hukum UMI Makassar. (*)

Penulis: Bambang Bes