Universitas Airlangga Official Website

Doktor Muda UNAIR: BPD Perlu Tingkatkan Teknologi

Ferdian Timur Satyagraha saat sedang menjalani ujian doktor terbuka pada Jumat (23/9/2022). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS –  Mahasiswa Doktoral Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR), Ferdian Timur Satyagraha, mengungkapkan pentingnya Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam meningkatkan teknologi. Hal tersebut diungkapkan dalam menjawab pertanyaan penyanggah pada ujian doktor terbukanya Jumat (23/9/2022).

“Ekosistem UMKM by digital itu penting, terutama bagaimana masyarakat di edukasi untuk menuju digital. Karena hal itu menjadi kunci BPD agar lebih berkembang,” ucap Ferdian.

Lanjut Ferdian, selama ini visi dan misi BPD selalu mengarah kepada perkembangan ekonomi daerah. Mengingat perkembangan ekonomi daerah sangat ditopang oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), maka akan lebih efisien jika bantuan terhadap UMKM seperti halnya permodalan dilakukan  secara digital.

Ferdian juga mengungkapan dalam disertasinya yang berjudul  “Analisis Kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia dengan Pendekatan Analisis Stochastic Frontier” bahwa sebenarnya seluruh BPD di Indonesia telah efisien baik dari segi biaya maupun keuntungan dengan nilai efisiensi rata-rata 1,01 untuk efisiensi biaya dan 1,23 untuk efisiensi keuntungan.

Hal tersebut, lanjutnya, karena sebagian besar kegiatan operasional BPD adalah portofolio berisiko rendah seperti pinjaman konsumen untuk pegawai negeri sipil serta penempatan dana antar bank. “Sebagian besar dana pihak ketiga BPD adalah dana murah yang bersumber dari dana pemerintah daerah sehingga meningkatkan Net Interest Margin (NIM) dan terbatasnya cakupan operasional BPD yang sebagian besar hanya beroperasi di provinsi tempat BPD berada,” jelasnya.

Oleh karenanya, dia lebih menyarankan agar BPD meningkatkan efisiensi kerjanya dengan meningkatkan penanaman modal di bidang teknologi. Selain efektif dan efisien, hal itu tentu akan meningkatkan daya saing dalam perkembangan industri, serta dapat menjadi alternatif pendapatan jika berjalan secara optimal.

“BPD-BPD yang sudah yang sudah memiliki digitalisasi digital yang baik, mungkin bisa lebih efisien bekerja sama lebih lanjut dengan platform digital,” ujar Ferdian.

Penganugerahan Gelar Doktor

Atas penelitian dan proses studi doktoralnya di UNAIR, Ferdian yang merupakan putra dari Pakde Karwo, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, itu resmi diberikan gelar Doktor Ilmu Ekonomi dengan predikat cumlaude. Penganugerahaan ini, ucap Ferdian, tak luput dari support Promotor Prof Dr Rudi Purwono SE MSE dan Ko Promotor  Dra Ec Dyah Wulan Sari MEc Dev PhD, serta adanya dorongan semangat yang terus menerus datang dari sang ayah.

“Terima kasih kepada ayah yang hampir setiap minggu menanyakan progresnya bagaimana, beliau adalah pendateline saya setiap minggu. Ini adalah bagian dari challenge, karena tugas ini bermanfaat bukan hanya untuk keluarga tetapi untuk industri dan semuanya,” ucap Direktur Keuangan PT Pegadaian itu.

Penulis: Haryansyah Setiawan

Editor: Nuri Hermawan