UNAIR NEWS – Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar webinar kewirausahaan. Dalam webinar yang berlangsung Kamis (3/8/2023) itu, DPKKA UNAIR mengangkat tajuk utama Bangun Loyalty dari Branding.
Kali ini, DPKKA UNAIR mengundang Partnership and Community Kasir Pintar Annisa Nurul Faridha. Ia membagikan alur mengenai bagaimana sebuah loyalty dapat terbangun dengan menggalakkan branding.
Sejatinya, brand loyalty berarti komitmen konsumen untuk memilih produk usaha dan menjadi pelanggan dari produk tersebut. Annisa menyebut bahwa brand loyalty dapat terbangun apabila pemilik usaha tahu benar tentang produknya dan dapat dengan rutin mengomunikasikan produk tersebut kepada konsumen.
“Brand loyalty itu dapat terbentuk apabila apabila kita sudah memiliki brand awareness dan brand engagement yang baik. Keduanya bisa terbentuk dengan baik kalau kita rutin melakukan brand activation,” jelas Annisa.
Kenali Bisnis dengan Strategi 5W1H
Untuk membangun brand awareness (kesadaran terhadap produk) yang baik, Annisa menjelaskan bahwa pengusaha wajib mengenal produknya lebih dalam. Mereka dapat merincinya dengan memanfaatkan strategi 5W1H, yakni who (siapa), what (apa), where (di mana), when (kapan), why (kenapa), dan how (bagaimana).
“Kita harus tahu dulu siapa targetnya, apa yang target kita butuhkan dan sukai, lalu tentukan tempat promo terbaik. Selanjutnya, kapan waktu terbaik untuk memberikan promosi dan kenapa orang harus beli produk kita, penting juga tahu kebiasaan target kita,” paparnya.

Tarik Konsumen pada Produk
Kedua, brand loyalty dapat terbangun dengan brand engagement yang baik. Annisa mengatakan bahwa brand engagement jadi strategi yang berguna untuk menarik konsumen untuk tahu dan membeli produk usaha dengan melakukan beberapa strategi.
“Kita dapat mengadakan giveaway dan promo rutin pengguna, jangan lupa service yang baik, membuat related content sesuai minat dan kebutuhan. Jangan lupa juga untuk kerja sama dengan pihak eksternal melalui sponsorship, partnership, pelatihan, kunjungan, dan pameran,” lanjutnya.
Menggalakkan Interaksi Produk dengan Pelanggan
Langkah terakhir ialah melakukan brand activation, yakni menggalakkan interaksi produk dengan konsumen. Menurut Annisa, brand activation ini penting guna mendung konsumen lebih mengenal dan terus menjadi pelanggan pada produk tersebut.
“Aktivasi brand tujuannya pasti untuk awareness dan juga engagement. Lakukan kegiatan agar orang-orang dapat merasakan langsung produk kita. Kita juga bisa memanfaatkan media sosial, harus di-godhok bareng antara branding dan marketing” imbuhnya.
Brand loyalty sangat penting bagi pemilik usaha agar konsumen terus membeli dan menjadi pelanggan pada produknya. Bagaimana pun, Annisa menekankan bahwa brand loyalty akan menjadi salah satu kunci untuk menentukan jangka panjang suatu usaha. (*)
Penulis: Muhammad Badrul Anwar
Editor: Nuri Hermawan





