Universitas Airlangga Official Website

Dr Namira Samir, Alumni UNAIR di UNICEF, Kupas Strategi Karier

Dr Namira Samir saat memaparkan materi dalam Sharing Alumni ke-8 Hima Ekonomi Islam secara daring pada Sabtu (27/9/2025). (Foto: Dok. Penulis)
Dr Namira Samir saat memaparkan materi dalam Sharing Alumni ke-8 Hima Ekonomi Islam secara daring pada Sabtu (27/9/2025). (Foto: Dok. Penulis)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HIMA EKIS) menggelar Sharing Alumni ke-8 secara daring pada Sabtu (27/9/2025). Acara menghadirkan Dr Namira Samir, alumni Ekonomi Islam 2012 yang kini menjabat sebagai Social Policy Officer UNICEF. Dalam kesempatan itu, Namira membagikan strategi menyusun CV serta tips menghadapi wawancara kerja. Kegiatan berlangsung interaktif melalui platform Zoom Meeting.

Strategi Menyusun CV

Pada sesi awal, Namira menegaskan bahwa Curriculum Vitae tidak hanya berisi daftar riwayat hidup, tetapi juga menjadi sarana untuk menunjukkan perkembangan diri dan kompetensi. Ia menambahkan, penulisan CV sebaiknya singkat dan padat, tetapi tetap menonjolkan pencapaian serta komitmen.

“CV harus relevan dengan perusahaan yang dituju. Setiap kali melamar pekerjaan, pelamar wajib menyesuaikan isi CV dengan kebutuhan mereka,” jelasnya. Ia mengingatkan bahwa menulis pengalaman tidak cukup secara umum, melainkan harus sesuai bidang tujuan. Penyesuaian ini membuat CV lebih menarik bagi perekrut karena menunjukkan kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan perusahaan.

Tips Wawancara

Setelah membahas penyusunan CV, Namira melanjutkan dengan kiat menghadapi wawancara kerja. Ia menjelaskan bahwa wawancara merupakan tahap penting yang menentukan keberhasilan pelamar. Menurutnya, riset mendalam perlu berjalan sebelum memasuki proses seleksi.

“Pelamar perlu membaca visi, misi, hingga perkembangan terbaru institusi yang dituju. Dengan begitu, jawaban yang disampaikan akan lebih relevan dan meyakinkan,” ungkapnya. Ia juga menambahkan pentingnya menyiapkan jawaban atas pertanyaan mendasar seperti ‘Mengapa kami harus memilih Anda?’ agar pelamar dapat menunjukkan kesesuaian diri dengan kebutuhan organisasi.

Bekal Karier

Menutup sesi, Namira memberikan motivasi sekaligus bekal praktis bagi mahasiswa. Ia menekankan bahwa pengalaman organisasi maupun kepanitiaan dapat memperkuat isi CV dan menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan.

“Mahasiswa tidak perlu menunggu pengalaman kerja formal untuk memiliki CV yang kuat. Pengalaman organisasi, kepanitiaan, maupun kegiatan sukarela bisa menjadi modal penting,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga jejaring pertemanan dan profesional. “Pastikan jaga hubungan baik dengan siapa pun, karena nantinya siapa pun bisa menjadi jalan menuju pekerjaan yang didambakan,” imbuhnya.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab. Kegiatan ini tidak hanya menyajikan pengetahuan teknis, tetapi juga memotivasi mahasiswa untuk terus berproses dan membangun jejaring. Hima Ekonomi Islam berharap Sharing Alumni dapat berlanjut sebagai wadah inspiratif bagi mahasiswa UNAIR dalam menapaki langkah awal karier.

Penulis: Era Fazira

Editor: Ragil Kukuh Imanto