Universitas Airlangga Official Website

Dukung SDGs, Pengmas FPCI UNAIR Usung Inklusivitas Ruang Sosial

Pemeriksaan kesehatan gratis juga dilakukan dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu (13/11/2022). (Sumber : Panitia Pelaksana)

UNAIR NEWS – Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) merupakan salah satu gagasan yang didukung oleh Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Hal ini senada dengan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) yang dilakukan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) cabang UNAIR pada Minggu (13/11/22).

Kegiatan ini terdiri dari pengenalan SDGs kepada anak-anak, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian sembako dilakukan di RT 4 RW 3 Panjang Jiwo, Surabaya. Mengusung tajuk Implementasi Inklusivitas Ruang Sosial dalam Perwujudan Agenda SDGs 2030, kegiatan ini menggunakan poin-poin dalam SDGs sebagai acuan pelaksanaannya.

Mewujudkan dan Mengenalkan SDGs

Pelayanan masyarakat yang diberikan secara gratis ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih dalam mewujudkan SDGs pada poin tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, serta kesetaraan gender.

“Kami berharap kegiatan ini juga dapat mengenalkan program-program terkait SDGs yang berpengaruh bagi kehidupan masyarakat untuk menjadi lebih baik,” sebut Muhammad Sholeh selaku ketua pelaksana kegiatan.

Tak Hanya Pengmas

Pengmas ini merupakan kegiatan implementasi dari SDGs Festival yang diselenggarakan oleh FPCI UNAIR dan didukung oleh SDGs Center UNAIR serta SCOLAH UNAIR mengajar. Selain kegiatan implementasi, SDGs Festival juga menyelenggarakan lomba pembuatan kampanye SDGs berbentuk esai, poster, dan fotografi.

Sehingga, selain bermanfaat bagi masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan intensi lebih bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mau berkontribusi terhadap agenda SDGs.

“Kami harap inovasi-inovasi mahasiswa dalam lomba ini dapat memperkenalkan dan menciptakan implementasi SDGs yang lebih baik bagi penyebaran dan sounding program SDGs. Selain itu, ide-ide yang telah kami dapat juga menjadi hal yang luar biasa bila bisa diimplementasikan bersama,” sebut Muhammad Sholeh. (*)

Penulis : Stefanny Elly

Editor : Binti Q. Masruroh