UNAIR NEWS – Trading merupakan aktivitas yang dilakukan di bidang keuangan. Kegiatan tersebut tidak hanya jual beli barang atau jasa biasa, namun memiliki value lebih dari itu.
Melihat urgensi pentingnya trading di masa kini, HMA Universitas Airlangga gelar webinar secara online pada Minggu (19/11/2022). Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan dari program kerja HMA selama satu periode.
Faridatul Mustopia selaku kepala divisi keprofesian mengungkapkan, agenda tersebut berlatarbelakang maraknya trading bodong yang sedang terjadi. Pasalnya, hal ini akan menjadi urgensi bersama ketika hal tersebut terjadi di kalangan mahasiswa.
“Webinar ini memiliki tema stock trading smart milennial training yang merupakan bagian dari training workshop career HMA UNAIR,” jelasnya.
Dalam materinya, menghadirkan Andi Rachman Setyawan SECTA selaku founder seven stock sebagai pemateri. Dalam paparannya, beliau menyebutkan bahwa trading merupakan aktivitas yang mampu dilakukan untuk sekedar dijadikan hobi tetapi berpeluang mendapatkan profit besar. Aktivitas ekonomi tersebut bertujuan untuk melakukan jual beli dalam waktu singkat dengan perolehan profit yang sebesar-besarnya.
“Saat ini trading semakin trending dan banyak digeluti oleh berbagai kalangan, tak terkecuali bagi mahasiswa,” ujarnya.
Menurutnya, trading saat ini tidak hanya dilakukan oleh orang-orang dari negeri yang sama, melainkan sudah berkembang secara global di perdagangan internasional. Perdagangan ini sudah melibatkan negara-negara internasional yang kerap kali melakukan trading secara berkala.
Tidak hanya itu, Andi menjelaskan bahwa trading sendiri merujuk pada proses jual beli sekuritas, misalnya saham. Saham menjadi salah satu instrument yang digeluti para milenial pemula. Peningkatan ini terus naik seiring dengan banyaknya anak muda yang mulai melakukan work from home dengan aktivitas trading.
Andi menjelaskan, rakus pada saham perlu di tingkatkan ketika semua orang merasa takut untuk memulai bersaham. Hal ini dapat memicu tingginya profit ketika seseorang berada pada posisi tersebut.
“Objektivitas dalam pemilihan saham dengan risiko rendah juga perlu ditekankan kepada pemula ketika baru bermain saham,” imbuhnya.
Menurut Andi, melakukan investasi di usia muda amatlah penting untuk mewujudkan finansial yang mapan di masa mendatang. Sehingga dapat dijadikan solusi atas kebutuhan tidak terduga yang terjadi di masa depan.
“Hal tersebut sejalan dengan budaya generasi muda yang ingin cepat sukses tanpa melakukan aktivitas apapun,” ujarnya diakhir.
Penulis: Azka Fauziya
 Editor: Feri Fenoria





