Onikomikosis tetap menjadi kondisi yang menantang karena variasi angka kesembuhan serta risiko kekambuhan. Urea topikal 40% telah diajukan sebagai adjuvan terapi antijamur untuk meningkatkan efektivitas. Banyak uji klinis telah dilakukan dengan hasil yang bervariasi.
Penelitian ini terdaftar pada protokol PROSPERO—CRD42025638277. Metode pencairan sumber data pada penelitian berasal dari dari empat basis data (PubMed, Web of Science, Scopus, dan EBSCO), dua registri (Cochrane), serta sumber literatur abu-abu digunakan untuk mengidentifikasi uji klinis terkontrol acak (RCT) dan studi non-acak (NRS) yang dipublikasikan hingga Februari 2025. Tingkat kesembuhan (klinis, mikologis, dan total) dianalisis dalam meta-analisis dengan membandingkan urea sebagai adjuvan terapi antijamur dengan terapi antijamur tunggal. Artikel yang memenuhi kriteria dipilih secara independen, data yang relevan diekstraksi, kemudian kualitas studi dinilai. Tabel ringkasan temuan disusun menggunakan GRADEpro GDT berdasarkan hasil meta-analisis.
Berdasarkan enam RCT dan enam NRS yang melibatkan 424 peserta yang mendapatkan terapi antijamur ditambah urea topikal 40%—130 di antaranya dibandingkan dengan 129 peserta yang hanya menerima terapi antijamur—ditemukan bahwa penambahan urea topikal 40% sebagai adjuvan secara signifikan meningkatkan tingkat kesembuhan klinis dibandingkan terapi antijamur tunggal. Namun, tidak terdapat perbedaan bermakna pada tingkat kesembuhan mikologis dan total. Efek samping yang dilaporkan bersifat lokal.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu urea topikal 40% dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas klinis terapi antijamur pada onikomikosis. Namun, bukti terkait efektivitas mikologis dan total masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan uji klinis lebih ketat untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
Penulis: dr. Fitra Tri Kurniasari
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/myc.70097
https://scholar.unair.ac.id/en/publications/efficacy-and-safety-of-40-urea-as-an-adjuvant-to-antifungals-for-





