Universitas Airlangga Official Website

Eka Rachma Aprilidanti Harumkan UNAIR di Ajang Pilmapres Nasional

Eka Rachma Aprilidanti finalis Pilmapres Nasional 2025 dari Universitas Airlangga. (Foto: Dok. Pribadi)
Eka Rachma Aprilidanti finalis Pilmapres Nasional 2025 dari Universitas Airlangga. (Foto: Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Airlangga. Eka Rachma Aprilidanti, mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Fakultas Vokasi angkatan 2022, berhasil menjadi salah satu finalis Pilmapres (Pemilihan Mahasiswa Berprestasi) Nasional 2025. Ia terpilih dari 45 peserta yang mendaftar dan masuk dalam 16 finalis terbaik.

Perjalanan Menuju Finalis Nasional

Eka mengawali langkahnya dari seleksi tingkat LLDIKTI Wilayah VII, di mana ia meraih peringkat ke-5 kategori program diploma se-Jawa Timur. Dari pencapaian itu, Eka kemudian melaju ke seleksi awal nasional. Ia menyiapkan berkas yang mencakup capaian unggulan, naskah produk inovatif, dan video bahasa Inggris. “Bagian paling menantang adalah pembuatan video bahasa Inggris. Saya harus beberapa kali take ulang supaya terlihat lebih fresh. Itu membuat saya semakin tertantang untuk lebih baik,” ungkapnya.

Salah satu pengalaman berkesan yang Eka alami ialah saat ia harus mencari data lapangan untuk produk inovatifnya di kawasan Gerbangkertosusilo, Jawa Timur. Proses itu bukan hanya memperkaya data, tetapi juga menguatkan keyakinannya bahwa inovasi yang ia buat dapat memberi manfaat nyata.

Suasana rewarding saat pengumuman finalis terbaik Pilmapres Nasional 2025. (Foto: Dok. Pribadi)
Dukungan dan Makna Prestasi

Dalam perjalanannya, Eka mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Dosen dan teman-teman sejurusan membantunya menyiapkan produk inovatif sekaligus menjaga kesehatan mentalnya. Pihak Ditmawa turut memberikan arahan, sementara keluarga selalu mendukung dengan doa. “Prestasi ini sangat berarti. Saya merasa melanjutkan perjuangan kakak tingkat dua tahun lalu, dan Prodi TRIK bangga karena kembali mencetak prestasi di ajang Pilmapres Nasional,” kata Eka.

Bagi Eka, Pilmapres bukan hanya tentang persaingan, melainkan juga pembelajaran. Ia belajar untuk selalu sabar, kuat mental, dan siap menghadapi berbagai situasi. Motto yang selalu ia pegang adalah “never try, you never know”. Menurutnya, mahasiswa harus berani mencoba agar tahu kemampuan dirinya.

Ke depan, Eka berencana membantu mahasiswa UNAIR lain yang ingin mengikuti Pilmapres dengan berbagi pengalaman tentang penyusunan naskah, portofolio, dan persiapan lain. Untuk dirinya sendiri, ia berharap bisa segera berkarier di industri sesuai bidang yang ia tekuni.

Sebagai mahasiswa semester akhir, Eka mengaku mampu membagi waktu antara kuliah dan Pilmapres. “Semester tujuh ini kuliah saya hanya satu hari, jadi lebih leluasa fokus pada Pilmapres. Untungnya, menurut peraturan rektor, finalis Pilmapres nasional juga sudah bebas tugas akhir,” jelasnya.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto