Penggunaan obat antiepilepsi atau antiepileptic drug (AED) sering kali diperlukan untuk waktu yang lama pada pasien. Namun, terdapat risiko hepatotoksisitas yang terkait dengan penggunaan AED. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berkontribusi terhadap cedera hati pada pasien pediatrik dengan epilepsi yang diobati dengan AED. Penelitian kasus-kontrol ini dilakukan di klinik rawat jalan Neurologi Anak RSUD Dr. Soetomo di Surabaya, Indonesia, dari bulan Mei hingga Juli 2023. Karakteristik demografi, jenis epilepsi, dan dicatat dari 66 anak berusia 1-18 tahun yang telah menerima AED, baik sebagai monoterapi maupun politerapi, bersama dengan tes fungsi hati. Anak-anak epilepsi dengan hepatotoksisitas ditetapkan sebagai kelompok kasus, sedangkan yang sedangkan yang tidak mengalami hepatotoksisitas merupakan kelompok kontrol. Data yang terkumpul disajikan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan regresi logistik, dengan signifikansi statistik yang ditetapkan pada p <0,05 untuk uji dua sisi. Pada studi ini, didapatkan bahwa hepatotoksisitas terjadi pada 31 dari 66 (46,9%) pasien. Analisis bivariat menunjukkan bahwa durasi pengobatan (p = 0,014) dan penggunaan fenitoin (p = 0,002) secara signifikan mempengaruhi terjadinya hepatotoksisitas pada anak epilepsi. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa durasi pengobatan AED >5 tahun tetapi kurang dari 10 tahun (OR = 14,00; 95% CI 1,385 – 141,48; p = 0,025), penggunaan fenitoin (OR = 9,654; 95% CI 2,785-33,465; p <0,001), dan penggunaan fenobarbital (OR = 6,573; 95% CI 1.579-27.360; p = 0.01) berhubungan dengan hepatotoksisitas. Durasi pengobatan AED dan jenis AED yang digunakan merupakan faktor risiko yang signifikan untuk hepatotoksisitas pada epilepsi pediatrik. Pemantauan kadar enzim hati secara teratur sangat disarankan selama terapi AED yang berkepanjangan untuk mengurangi risiko cedera hati
Disarikan dari: Silalahi C, Samosir SM, Prihaningtyas RA, Gunawan PI, Setyoboedi B. Risk factor for hepatotoxicity in epileptic children with long-term AEDs treatment: A comprehensive analysis. Ro J Neurol. 2024;23(4):235-241. doi:10.37897/RJN.2024.4.1





