Universitas Airlangga Official Website

FEB UNAIR Ajak Mahasiswa Bangun Semangat Bisnis dengan Fashion Berkelanjutan

Founder Ninananu, Nabilah Nur Azizah SM memaparkan materi pada kegiatan Workshop Workie Talkie. (Foto: Putri Andini)
Founder Ninananu, Nabilah Nur Azizah SM memaparkan materi pada kegiatan Workshop Workie Talkie. (Foto: Putri Andini)

UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga sukses menggelar Entrepreneurship and Career Workshop bertajuk Woekie Talkie dan mengusung tema Sustainable Style, Startup Soul: Building Innovative Fashion. Kegiatan itu berlangsung pada Sabtu (1/11/2025) di Ternate Hall, ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa – B Universitas Airlangga.  

Pada sambutannya, Sekretaris Program Studi Ilmu Ekonomi, Gigih Prihantono SE MSE menjelaskan pentingnya kegiatan ini untuk keberdampakan pada mahasiswa yang ingin menjadi enterpreneurship. Ia menambahkan terkait minimnya alumni yang menjadi enterpreneurship.

“Dari data yang saya peroleh selama menjadi sekretaris prodi, alumni kita yang menjadi entrepreneurship itu masih sangat minim. Saya berharap, kegiatan ini dapat mendongkrak mahasiswa agar dapat meningkatkan keinginannya untuk mengembangkan entrepreneurship yang ada,” jelasnya.

Pada kesempatan kali ini, Founder Ninananu, Nabilah Nur Azizah SM membagikan pengalamannya terkait brand fashion yang dimilikinya. Ia mengungkapkan bahwa usahanya membangun brandnya melalui banyak rintangan dan hambatan.

“Kebetulan aku punya hobi kpopers gitu, waktu itu jamannya jual baju polosan. Aku melihat banyak permintaan, tetapi tidak banyak produksi yang ada. Kebetulan aku dari masa sekolah memang suka jualan. Dari sini, aku melihat ada peluang dan lahirlah Ninananu di 2016. Aku bangun bisnis ini sambil kuliah. Aku berpikir memang harus kuliah sambil bisnis sebagai pijakan untuk tumbuh dan belajar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nabilah menekankan pentingnya fashion berkelanjutan untuk membangun bisnis. Menurutnya, sebuah bisnis yang dapat bermanfaat untuk lingkungan sekitar akan menjadi poin tambah bagi pembeli. 

“Dengan fashion berkelanjutan, lingkungan sekitar juga tumbuh. Nunananu mengimplementasikan dari progres manufakturnya. Dari proses perencanaan produk hingga produksi yang berlangsung selalu dipantau dengan maksimal,” tekannya.

Nabilah menjelaskan ada tiga strategi utama dalam membangun bisnis sambil kuliah. Di antaranya, mengatur cash flow, mengamati dan meneliti target pasar, dan menjaga orisinalitas produk yang kita buat. 

“Pisahkan uang bisnis dan uang sehari-hari, lalu teliti target pasar kalian, tentukan produk yang sesuai dengan target pasar, lalu perhatikan marketing dan adaptasi dengan perkembangan teknologi. Selain itu, orisinalitas juga penting untuk dijaga,” paparnya. 

Penulis: Putri Andini

Editor: Khefti Al Mawalia