UNAIR NEWS – Dalam rangka membantu meningkatkan pemerataan ekonomi serta meningkatkan peranan akademisi di bidang pengabdian masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat pada Jumat, 6 Oktober 2023 di Gedung Nyai Walidah, Jalan Mayjend Panjaitan No.51 Kota Probolinggo. Pengabdian masyarakat ini tidak hanya dilakukan oleh dosen FEB UNAIR namun juga melibatkan Prof Grantley Taylor dari Curtin University, Australia.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertema “Workshop Pemasaran Online bagi Perempuan Aisyiyah”. Pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Martha Ranggi Primanthi, PhD ini dilakukan di Kota Probolinggo dan menggandeng Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), salah satu Organisasi Masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan.
Asiyiyah memiliki program yang disebut Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah (BUEKA). Konsep pemberdayaan ekonomi keluarga yang diterapkan oleh BUEKA ini adalah memberikan wadah bagi setiap orang atau kelompok dalam bentuk komunitas agar bisa berkembang. Untuk untuk pada program BUEKA ini kelompok tersebut diberikan wawasan dan pendampingan, agar Para perempuan lebih berdaya, membantu perekonomian keluarga, dan mandiri secara ekonomi.

Beberapa perempuan binaan dibawah program BUEKA di kota dan kabupaten Probolinggo sudah mampu menghasilkan produk olahan makanan yang dapat membantu perekonomian keluarga. Namun mereka memiliki kendala proses pemasaran produk yang masih belum menjangkau masyarakat luas. Diadakan pengabdian masyarakat berupa workshop pemasaran online ini harapannya mampu membantu memperluas jangkauan pemasaran produk dari perempuan binaan BUEKA. Metode pemasaran ini dirasa tepat karena mampu mengatasi kendala seperti biaya pemasaran yang mahal. “Produk Ibu-Ibu ini bagus dan berkualitas, perlu lebih diekspose agar jangkauan pelanggannya lebih luas lagi”, ujar Ibu Martha.
Workshop ini diawali dengan pemberian materi terkait manfaat melakukan pemasaran secara online, kemudian dilanjutkan dengan praktik secara langsung cara pemasaran melalui aplikasi Shopee. Banyak dari peserta workshop yang sudah memiliki akun belanja online, namun pemanfataannya hanya sebatas melakukan pembelian. Para peserta belum pernah menjual produk mereka melalui platform e-commerce manapun. Sehingga pada workshop ini peserta dibekali cara bagaimanaa membuat akun penjual sampai menjual produk mereka pada platform e-commerce Shopee. Setiap peserta diberikan selebaran yang berisikan tahapan-tahapan pemasaran online menggunakan e-commerce shopee.

“Pengetahuan terkait pemanfaatan teknologi digital melalui pemasaran daring sangat penting bagi perempuan yang memiliki usaha kecil karena mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mereka. Namun hal yang tidak kalah penting adalah keberlanjutan dari proses penjualan daring tersebut” Ungkap Professor Grentley.
Penulis: Wahyu Setyorini





