n

Universitas Airlangga Official Website

FKG UNAIR Lakukan Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Lelangit di Bima

FKG UNAIR Lakukan Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Lelangit di Bima. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Kelainan celah bibir dan lelangit atau yang awam disebut sumbing masih memilihi prevalensi tinggi di Indonesia. Pada beberapa daerah, kasus ini masih belum maksimal ditangangi. Hal ini terkait biaya dan tenaga yang dapat mengatasi.

Menjawab permasalah tersebut, pada 13-16 September 2018 bakti sosial operasi celah bibir dan lelangit diselenggarakan di Kota Bima Nusa Tenggara Barat. Acara yang dilaksanakan di RSUD Kota Bima, Jl. Langsat, Kota Bima disponsori oleh KemenristekDikti, Yayasan Seribu Cinta (YSC), Rumah Sakit PHC dan Bank NTB.

Bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Bima dan RSUD Bima, Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga berhasil merawat total pasien yang dikerjakan 20 pasien. Mereka terdiri dari 9 pasien untuk penutupan celah langit-langit, 9 pasien untuk penutupan celah bibir, 2 pasien revisi penutupan celah bibir.

Dijelaskan oleh ketua program studi Ilmu Bedah Mulut dan Maksiolofasial, Dr. Ni Putu Mira Sumarta, drg., Sp.BM (K), keberangkatan tim dilakukan pada beberapa kali gelombang. Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan staf senior bedah mulut dan maksilofasial FKG UNAIR, dokter gigi peserta program spesialis bedah mulut dan maksilofasial.

Selain itu, juga dokter peserta program spesialialis bedah umum, dokter senior anestesi, dokter peserta program spesialis anestesiologi dan reanimasi, perawat anestesi, serta staf senior rumah sakit afiliasi bedah mulut dan maksilofasial. Dalam rangkaian acaranya, tindakan meliputi persiapan, operasi dan observasi pemulihan.

Mira melanjutkan, besar harapan, kegiatan serupa dapat dilakukan kembali mengingat masih tingginya kasus tersebut. (*)

Penulis: Humas FKG

Editor: Binti Q. Masruroh